3 Wirausahawan Sukses Indonesia Sebagai Inspirasi Dalam Berbisnis

3 Wirausahawan Sukses Indonesia Sebagai Inspirasi Dalam Berbisnis – Sebagian orang bermimpi untuk menjalankan bisnis sendiri dan meraih kesuksesan.

Namun, berwirausaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Saat merasa persiapan sudah matang, ternyata hasilnya tidak sesuai harapan.

Namun, jangan biarkan kegagalan memadamkan niat kamu untuk menjadi wirausahawan sukses Indonesia.

3 wirausahawan sukses Indonesia berikut ini bisa kamu jadikan sumber inspirasi untuk meraih kesuksesan.

1. Dea Valencia – Batik Kultur

Dea mulai mendesain produk batik pertamanya saat ia berusia 17 tahun.

Awalnya, ia membantu sang ibu untuk menjual batik lawasan.

Dea yang hobi membaca buku berkaitan dengan batik ini pun berkeinginan untuk memiliki baju batik yang cantik, namun tidak mampu membelinya.

Hasilnya, ia memutuskan untuk membuat baju batik impiannya sendiri.

Berhubung tidak bisa menggambar, ia meminta bantuan juru gambar dan seorang penjahit untuk mendesain batik sesuai imajinasinya—menggunakan bahan batik lawasan yang ia gunting-gunting.

Ini merupakan awal berdirinya Batik Kultur—ketika ia mulai menjual baju secara satuan.

Sembilan tahun berlalu, kini usaha Batik Kultur memproduksi ribuan lembar kain batik per tahunnya melalui kemitraan di lima kota dengan omzet hingga Rp300 juta per bulan.

Dalam mengembangkan bisnisnya, Dea melibatkan beberapa penyandang disabilitas sebagai pekerja.

Ada yang bertugas sebagai penjahit, penjaga toko, hingga fotografer produk.

Seperti yang dilansir dari SWA,  Dea percaya kalau penyandang disabilitas juga memiliki semangat juang yang tinggi dan bisa berkarya.

Terbukti, Batik Kultur bisa berkembang dan bahkan diekspor ke beberapa negara seperti Singapura, Hong Kong China, Australia, Amerika Serikat, Kanada, dan Norwegia.

Menurut Dea, salah satu alasan bisnisnya bisa berkembang adalah dengan memasarkan produk Batik Kultur di media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Baca juga: 7 Usaha Rumahan yang Sedang Tren untuk Inspirasi Bisnis

2. Yasa Paramita Singgih – Men’s Republic

Yasa merupakan salah satu contoh bagaimana seseorang bisa menjadi sukses meski sebelumnya mengalami kegagalan berulang kali.

Yasa mulai menjalankan bisnis sendiri sejak usia 15 tahun—termotivasi karena sang ayah menderita penyakit jantung sehingga butuh biaya besar untuk memasang ring.

Ia memulai bisnisnya dengan menjual lampu hias namun tidak bertahan lama karena distributor tidak bias lagi memberikan barang.

Selanjutnya ia menjual kaus yang ia desain dengan modal Rp700.000, namun tidak laku.

Ia pun mulai menjual produk fashion yang dibelinya di Tanah Abang dengan nama Men’s Republic yang ternyata cukup laris sehingga ia bisa membuka usaha kuliner Ini Teh Kopi di dua area.

Namun, usahanya bangkrut dan membuatnya rugi Rp100 juta sehingga Yasa harus menutup kedua usahanya.

Kegagalan ini tidak membuatnya putus asa.

Di usia 19 tahun, Yasa kembali mendirikan brand fashion dengan nama yang sama, Men’s Republic, namun fokus dengan sepatu kasual.

Ternyata, usahanya kali ini sukses dan memberi omzet ratusan juta rupiah per bulannya.

Kini, Men’s Republic juga menjual produk fashion lain seperti ikat pinggang, tas, dan dompet pria.

Ia pun memanfaatkan e-commerce dan juga media sosial untuk  memasarkan produknya.

Men’s Republic juga bekerja sama dengan lima outlet di Jabodetabek untuk menjual produk mereka secara offline.

Menurut Yasa, seperti yang dilansir dari Warta Ekonomi, salah satu tantangan dalam berbisnis adalah membangun brand kepada masyarakat.

Hal ini tidak bisa dilakukan dalam enam bulan atau satu tahun, alias butuh proses lebih lama untuk memperoleh kepercayaan pelanggan.

Selain itu, sumber daya manusia juga menjadi kendala karena tidak semua pengrajin sepatu dapat membuat sepatu sesuai standar Men’s Republic.

Di balik semua tantangan itu, Yasa terbukti kini sukses dengan usahanya!

Baca juga: 3 Cara Memulai Bisnis Cemilan Singkong Keju

3. Reza Nurhilman – Maicih

Pencinta camilan pedas tentulah tidak asing lagi dengan keripik Maicih.

Di balik kesuksesan brand ini, ada sosok Reza Nurhilman yang sudah menyukai keripik pedas sejak kecil.

Dulu, ia berlangganan keripik pedas yang dijual seorang nenek di sekitar rumahnya.

Hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk menjual keripik tersebut kepada teman-temannya.

Reza mulai berkreasi membuat keripik singkong pedas versinya sendiri ketika berusia 23 tahun.

Dilansir dari Kumparan, modal awal untuk usaha ini adalah Rp15 juta dan ia pun memproduksi 50 bungkus keripik per bulannya.

Untuk memasarkan produk ini, Reza bekerja sama dengan perusahaan camilan di Cimahi.

Ternyata, Maicih tidak hanya di Bandung dan sekitarnya, tapi juga seluruh Indonesia.

Ini terjadi karena Reza memanfaatkan e-commerce dan media sosial untuk menjangkau masyarakat luas.

Ia juga menggaet reseller dan melakukan jualan dadakan di beberapa tempat—yang ia infokan di media sosial beberapa saat sebelum waktu jualan dimulai.

Ternyata ini merupakan strategi pemasaran tepat untuk menggaet pelanggan.

Kini, Maicih juga menjangkau pasar luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Jepang, Korea, Uni Emirat Arab, Australia, Belgia, dan Belanda.

Bahkan kabarnya, nih, Maicih sempat meraih omzet hingga Rp7 miliar per bulan.

 

Tertarik mengikuti jejak yang sama dengan para wirausahawan di atas?

Sikap pantang menyerah wajib dimiliki wirausahawan jika ingin meraih kesuksesan.

Jika kamu terbentur masalah dana, jangan khawatir.

Kamu bisa mengajukan pinjaman non-bank dengan bunga rendah melalui KoinBisnis dari KoinWorks.

Kamu dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp5 juta hingga Rp2 miliar, lho, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% per bulan.

Tidak perlu melampirkan persyaratan rumit untuk memperoleh pinjaman ini!

Selain modal, pemasaran secara online juga penting agar usaha terus berkembang.

Daftarkan bisnis kamu di #LokalSupportLokal, program KoinWorks yang bertujuan untuk mendukung UMKM di seluruh Indonesia.

Usaha kamu tidak hanya akan dipromosikan di microsite www.lokalsupportlokal.id, tapi juga melalui instagram dan Twitter Koinworks.

Semoga usaha kamu bisa berjalan lancar, ya!