Tertarik Menjalankan Usaha Sosis Bakar? Ini Perhitungan Modalnya!

Tertarik Menjalankan Usaha Sosis Bakar? Ini Perhitungan Modalnya! – Jajanan selalu menjadi daya tarik bagi sebagian besar orang.

Salah satunya adalah sosis bakar, yang tidak hanya disukai anak kecil tapi juga orang dewasa.

Soalnya, nih, rasanya tidak hanya lezat, tapi juga dapat menjadi teman makan nasi.

Melihat tingginya minat masyarakat, tidak heran sosis bakar pun menjadi bisnis yang cukup populer di kalangan pelaku usaha.

Jika kamu tertarik terjun ke bidang ini, sejumlah persiapan pun mesti dilakukan agar usaha sukses, termasuk perhitungan modalnya!


1. Temukan pemasok bahan

Pembuatan sosis bakar memang tidak sulit, namun pastikan kamu menggunakan sosis yang layak dikonsumsi dan enak sehingga disukai konsumen.

Pasar swalayan menyediakan beragam jenis sosis.

Namun akan lebih baik jika kamu menemukan pemasok sosis handmade yang rasa sosisnya lebih enak namun harganya terjangkau.

Selain sosis, hal lain yang perlu selalu dibeli adalah saus dan bahan pelengkap lainnya seperti sayuran.

Baca Juga: Prospek Bisnis Ikan Cupang yang Lagi Booming. Masih Oke di Tahun 2021?


2. Variasikan

Salah satu hal yang membuat sosis terasa enak adalah olahan sausnya.

Oleh karena itu, kamu harus memilih jenis saus yang akan dioleskan ke sosis.

Jangan ragu untuk melakukan variasi, misalnya saus barbeque, saus kecap manis, saus tiram, saus rasa jamur, saus pedas manis, hingga saus keju.

Dengan begitu, konsumen pun memiliki pilihan yang beragam sehingga akan kembali untuk mencoba sosis dengan masing-masing olahan saus.

Baca juga: Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan


3. Pilih lokasi strategis

Berjualan makanan secara online memang sedang tren saat ini.

Namun akan lebih baik jika kamu juga berjualan secara offline sehingga orang dapat langsung membeli sosis kamu.

Apalagi, sosis enaknya dikonsumsi saat hangat.

Dengan adanya tempat jualan, orang pun dapat menyantap langsung sosis yang dibelinya.

Jadi, pilihlah lokasi berjualan yang strategis, seperti di dekat stasiun atau sekolah.

Bisa juga kamu menjualnya di depan komplek rumah—setidaknya penghuni komplek berpotensi menjadi pelanggan.

Intinya, sih, cari tempat di mana orang berlalu lalang.

Jika memungkinkan, pilih lokasi yang memungkinkan orang bisa duduk sejenak selagi menunggu pesanan.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Menjalankan Usaha Kuliner Nasi Padang


4. Perhitungkan modal

Ketika sudah tahu lokasi dan tipe sosis yang akan dijual, saatnya menghitung modal untuk usaha sosis bakar.

Hal yang perlu diingat, harga alat-alat ini cukup bervariasi alias tergantung tipe yang kamu beli.

Perhitungan modal ini dengan asumsi kamu menyewa tempat terbuka alias outdoor, ya.

Jika kamu menyewa ruko, harga sewa biasanya lebih mahal, belum lagi adanya tambahan biaya listrik dan air.

Kalau kamu memperkerjakan karyawan, jangan lupa tambah nominal gaji di biaya operasional.

Berikut rincian modal awal:

  • Peralatan tetap:
  • Gerobak: Rp2.500.000
  • Alat pemanggang: Rp850.000
  • Kompor gas: Rp200.000
  • 5 buah kursi plastik: Rp150.000
  • Bahan masakan bulanan seperti sosis, saus, minyak goreng: Rp3.500.000

Perlengkapan lain (bulanan):

  • Wadah sosis: Rp450.000
  • Tusuk sate: Rp400.000

Biaya operasional bulanan:

  • Sewa tempat: Rp1.000.000
  • Gas: Rp100.000

Biaya penyusutan peralatan: Rp100.000

Total modal awal: Rp 9.250.000

Untuk perhitungan harga jual sosis, kamu dapat menetapkan antara Rp10.000 – Rp15.000 per sosis.

Jika kamu menjual seharga Rp12.000 per sosis, misalnya, kamu akan memperoleh penghasilan Rp300.000 atas 25 sosis yang dijual per hari.

Dalam sebulan, kamu akan mendapatkan penghasilan Rp9.000.000.

Artinya, kamu bisa balik modal kurang lebih setelah sebulan usaha berjalan.

Cara menghitung keuntungan per bulan:

Penghasilan tiap bulan dikurangi biaya bahan, operasional, dan penyusutan.

Berdasarkan perhitungan di atas, ketiga biaya tersebut mencapai Rp5.550.000.

Jadi, keuntungan yang kamu peroleh adalah Rp9.000.000 – Rp5.550.000 = Rp3.450.000.

Merasa belum cukup modal untuk menjalankan usaha ini?

Jangan khawatir, kamu bisa mengajukan pinjaman bisnis melalui KoinBisnis dari KoinWorks yang menyediakan dana mulai dari Rp5 juta hingga Rp2 miliar.

Bunganya flat, lho, yaitu mulai dari 0,75% per bulan.

Segera ajukan di sini.


5. Reward untuk pelanggan

Di tengah persaingan bisnis, kamu harus memastikan untuk memberikan reward bagi pelanggan.

Ini dapat dilakukan dengan memberikan servis tambahan, misalnya free delivery untuk pemesanan 10 tusuk sosis atau lebih.

Atau, promo lainnya berupa bonus satu tusuk sosis tiap pembelian 10 dan kelipatannya.

Dengan begitu pelanggan akan merasakan nilai plus dari pembelian sosis kamu.

Baca juga: Modal Kecil, Cepat Untung! Ini Cara Budidaya Ikan Lele untuk Pemula


6. Giat berpromosi

Jangan ragu melakukan promosi dari mulut ke mulut.

Mulai dari keluarga besar, mantan rekan kerja, hingga tetangga.

Jika perlu, berikan sample sosismu di acara-acara tertentu, misalnya acara rapat komplek atau arisan keluarga.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah mempromosikannya secara online.

Kamu dapat membuat akun media sosial untuk memajang foto sosis kamu yang lezat plus cara pemesanannya.

Bisa juga memanfaatkan marketplace—meski mungkin kamu hanya mendapatkan pemesanan untuk area tempat kamu berjualan.

Selain itu, kamu dapat bekerja sama dengan ojek online yang memiliki fitur restoran atau makanan.

Ini akan menambah peluang kamu untuk memperoleh tambahan pelanggan.

Jangan lupa juga untuk mendaftarkan bisnis sosismu ke https://lokalsupportlokal.id/ dari Koinworks.

Usaha kamu akan mendapatkan promosi gratis melalui microsite ini dan seluruh akun media sosial resmi Koinworks!

Tunggu apa lagi, segera bergabung di sini agar usaha sosis kamu makin bersinar.