Modal, Keuntungan dan Tips Sukses Usaha Sempol Ayam

Saat ini bisnis kuliner menjadi pilihan tepat untuk kamu yang ingin menambah penghasilan dengan memulai usaha baru. Keuntungannya sangat besar jika kamu berhasil menekuni bisnis yang satu ini karena makanan merupakan kebutuhan pokok manusia yang sangat penting. Salah satu ide bisnis kuliner yaitu dengan membuka usaha sempol ayam sebagai jajanan yang cocok kamu jual dimana pun.

Artikel ini akan menjelaskan kepada kamu tentang apa saja tips agar sukses dalam bisnis sempol dan bagaimana caranya kamu mempersiapkan modal.


Apa itu Sempol Ayam?

Makanan khas Malang ini merupakan jajanan enak yang terbuat dari olahan tepung tapioka, tepung terigu, campuran daging ayam yang sudah digiling atau dihaluskan, dan tambahan bumbu lain untuk menambah cita rasa. Sempol ayam biasanya dapat kamu sajikan dengan cocolan saus sambal atau mayonnaise agar lebih enak. 

Cita rasa sempol ayam memang tidak perlu kamu ragukan lagi. Hampir semua lapisan masyarakat pasti menyukainya karena harganya juga terjangkau. Pada umumnya jajanan seperti ini dijual pada pinggir jalan maupun kedai makanan. Tingginya permintaan sempolan oleh berbagai kalangan masyarakat tentu membuka peluang bisnis besar untuk kamu.


Tips Sukses Memulai Usaha Sempol Ayam

Sebelum kamu menjalankan usaha, tentu hal pertama yang penting untuk kamu ketahui adalah persiapan bisnis. Sama halnya dengan usaha sempol ayam, meskipun untuk memulai bisnis ini tidak rumit, namun kamu tetap harus mengerti perincian modal dan persiapan lainnya. Bahan-bahan untuk membuat sempol mudah kamu temukan dan harganya cukup terjangkau. Namun simak terlebih dahulu persiapanannya selengkapnya pada artikel ini.

Banyak pebisnis yang sukses hanya dengan menjalankan bisnis ini, karena memang peminatnya yang sangat tinggi dan mudah dalam pengelolaan maupun perkembangannya. Terdapat tips usaha sempol ayam yang harus kamu persiapkan sebelum memulai, antara lain :

Mempersiapkan Modal dengan Matang

Modal usaha sempol ayam adalah hal utama yang perlu kamu persiapkan agar usaha bisa berjalan dengan maksimal. Tanpa modal, produksi tidak bisa berjalan karena minimnya peralatan, perlengkapan dan bahan baku yang harus kamu gunakan. Modal tidak harus langsung besar, kamu bisa memulainya dengan bisnis skala kecil, misalnya menyewa kios kecil-kecilan yang berada di pinggir jalan ramai. 

Menentukan Harga Sempol Ayam

Untuk memulai usaha sempol ayam yang memiliki penggemar cukup tinggi dari berbagai kalangan masyarakat, perlu kamu tentukan terlebih dahulu dengan matang supaya harga tetap terjangkau dan tidak kehilangan peminat. Pematokan harga ini harus sesuai dengan harga pasaran sehingga kamu perlu melakukan survei terlebih dahulu. 

Harga sempol biasanya mulai dari Rp 8000,00 hingga Rp 10.000,00 dalam satu porsi. Harga terjangkau bisa menjadi daya tarik konsumen untuk menjadi pelanggan setia bisnis kamu. 

Menentukan Lokasi Usaha Sempol Ayam

Meskipun usaha ini bisa kamu lakukan dimana saja, namun kamu tetap perlu menentukan lokasi yang strategis. Beberapa rekomendasi tempat antara lain daerah alun-alun, tempat rekreasi, daerah kos-kosan, dekat sekolah maupun kampus, pusat kota, atau kamu bisa berjualan pada acara-acara tertentu seperti pernikahan maupun acara besar lain.

Banyak sekali kalangan anak-anak hingga dewasa seperti mahasiswa yang sangat menyukai jajanan sempol. Jika kamu tepat dalam menentukan lokasi, maka usaha kamu juga akan berjalan lebih maksimal.

Memasarkan Usaha Sempol Ayam

Banyak cara untuk melakukan pemasaran bisnis, terutama bisnis makanan yang memang sudah laku di pasaran. Kamu bisa memasarkan usaha sempol ayam secara langsung kepada para konsumen maupun memanfaatkan media sosial untuk promosi. Keberadaan media sosial membantu agar masyarakat lebih mengenali bisnismu. Sehingga saat permintaan semakin tinggi, kamu bisa mengembangkan dengan produksi yang lebih banyak atau membuka cabang.

Selain itu, jika kamu tidak ahli dalam membuat konten untuk memasarkan produk, sewalah jasa content creator untuk membantu membuat konten sempol ayam yang bisa kamu unggah ke media sosial seperti instagram, facebook, twitter, maupun status WhatsApp. Kamu juga bisa menggunakan jasa influencer yang memiliki ribuan followers untuk membantu mempromosikan produk sempol agar lebih terkenal dan banyak peminatnya.

Mengembangkan Menu Usaha Sempol Ayam

Tips sukses usaha sempol ayam yang terakhir setelah melakukan pemasaran yaitu mengembangkan lebih banyak varian menu. Sempol ayam memang memiliki rasa lezat yang menjadi favorit hampir semua orang. Namun kamu perlu manambah varian rasa agar lebih menarik untuk konsumen.

Berbagai varian rasa yang bisa kamu gunakan sebagai cocol sempol yaitu sambal cabai, sambal matah, sambal terasi, sambal ijo, sambal mangga, dan saos tomat biasa. Kamu juga bisa membalut sempol ayam dengan tepung panir maupun telur sebelum kamu menggorengnya.

Banyaknya varian yang kamu sajikan pada produk sempolmu akan menjadi hal unik. Terutama jika kamu bisa menyajikan berbagai sambal khas nusantara dari berbagai daerah, tentu akan lebih menarik perhatian pelanggan dan membuat usaha kamu semakin sukses.


Analisa Modal yang Kamu Perlukan untuk Usaha Sempol

Agar kamu tidak kesulitan, artikel ini akan memberikan gambaran tentang seberapa banyak modal yang harus kamu siapkan beserta rinciannya. Berikut ini yang perlu kamu siapkan :

Investasi Peralatan

Ini merupakan modal yang kamu butuhkan untuk membeli beberapa peralatan beserta harganya sebelum memulai usaha, antara lain :

  • Etalase : Rp 2.114.000,00
  • Panci : Rp 87.000,00
  • Wajan : Rp 150.000,00
  • Alat Penggoreng : Rp 70.000,00
  • Kompor dan tabung gas : Rp 300.000,00
  • Piring : Rp 70.000,00
  • Sendok : Rp 50.000,00
  • Meja dan Kursi : Rp 150.000,00
  • Peralatan tambahan lain : Rp 200.000,00

Sehingga total investasi peralatan yang perlu kamu siapkan yaitu sebesar Rp 3.191.000,00.

Biaya Bahan Sempol Ayam

Berikut ini modal yang perlu kamu siapkan untuk membeli bahan sempol ayam dalam waktu satu bulan :

  • Daging ayam : Rp 900.000,00
  • Bawang putih : Rp 250.000,00
  • Tepung tapioka : Rp 500.000,00
  • Tepung terigu : Rp 250.000,00
  • Telur : Rp 300.000,00
  • Merica : Rp 50.000,00
  • Garam : Rp 50.000,00
  • Penyedap rasa : Rp 50.000,00
  • Tusukan sate : Rp 180.000,00
  • Gula : Rp 100.000,00

Total modal bahan sempol yaitu sebesar Rp 2.630.000,00

Modal untuk membeli bahan sempol ayam juga menyesuaikan dengan harga yang bisa kapan saja berubah. Pada artikel ini hanya memberikan gambarannya saja, sehingga mungkin harga yang akan kamu siapkan bisa lebih banyak atau lebih sedikit. 

Berdasarkan biaya investasi peralatan dan bahan, total modal yang harus kamu persiapkan yaitu sebesar Rp 5.821.000,00.


Perkiraan Keuntungan Usaha Sempol Ayam

Setelah kamu membuat rincian modal yang perlu kamu siapkan, langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah membuat perkiraan keuntungan. Kamu asumsikan bahwa dalam sehari sempol ayam terjual dalam jumlah 200 tusuk seharga Rp 1500,00 setiap tusuknya, maka pendapatan per bulan dari usaha sempol ayam yaitu sebagai berikut :

200 porsi x Rp 1500 x 30 hari = Rp 9000.000,00

Perkiraan pendapatan kamu dalam satu bulan jika terjual 200 porsi untuk setiap tusuknya yaitu Rp 9000.000, maka keuntungan yang kamu dapatkan dari modal yang sudah kamu keluarkan yaitu sebesar Rp 3.179.000,00. Jika kamu ingin lebih hemat, mulailah membuka usaha di rumah terlebih dahulu agar tidak membutuhkan tempat yang perlu kamu sewa. Selain itu, peralatan dapur rumah pasti sudah tersedia sehingga kamu tidak perlu membeli lagi.

Dengan asumsi yang sudah kamu buat, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar bukan? Memang bisnis sempol ayam ini tidak membutuhkan banyak modal namun keuntungannya menggiurkan.

Kesimpulan

Berdasarkan analisa bisnis yang telah kamu lakukan, keuntungan yang besar dari usaha sempol ayam tentu membuat kamu tertarik untuk memulai usaha ini. Cukup menjanjikan, bukan? Namun, sama halnya dengan bisnis lain, kamu harus menjalaninya dengan kesabaran dan ketekunan agar usaha kamu bisa berkembang pesat. Jika kamu mengalami kegagalan jangan mudah menyerah karena memang itu resiko dari bisnis.


Belum memutuskan mau usaha apa? Kamu bisa temukan inspirasi dan tips bisnis lainnya melalui situs #LokalSupportLokal, wadah berbagi dukungan untuk para pebisnis pemula.

Baca juga:

Mimpinya kembangkan bisnis di pasar global
Kenyataannya masih kurang modal


Eits .. Jangan sedih!
KoinBisnis bisa kasih kamu pinjaman modal sampai dengan Rp. 2 Miliar

Simulasikan pinjamanmu sekarang!
Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
Simply Fresh Laundry

Simple, Ini Cara Raih Untung dengan Bisnis Waralaba Simply Fresh Laundry!

Bagi kamu yang pernah tinggal di kawasan pemukiman dan daerah kampus di Yogyakarta, pasti sudah tidak asing dengan brand Simply Fresh Laundry. Berawal dari usaha...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...

Artikel Terkait