5 Tips Membuka Usaha Kuliner Se’i Sapi yang Sedang Booming

Indonesia dikenal memiliki kuliner yang beragam dengan rasa yang luar biasa.

Contohnya adalah masakan olahan daging sapi yang kelezatannya bahkan sudah diakui dunia, yaitu melalui rendang.

Namun, rendang bukanlah satu-satunya kuliner yang menjadi primadona.

Belakangan ini, se’i sapi menjadi perbincangan hangat di antara pencinta kuliner nusantara.

Berawal dari munculnya beberapa restoran se’i sapi di Bandung yang menimbulkan antrian panjang, kini resto dengan menu olahan daging asap asal Kupang, Nusa Tenggara Timur ini juga banyak dibuka di kota-kota lain.

Selebritas Rizky Biliar adalah satu dari sekian banyak orang yang mencoba peruntungan di bidang ini.

Akhir tahun lalu ia berkolaborasi dengan dua pengusaha lainnya untuk membuka restoran Raja Se’i di Jakarta yang menarik banyak minat pengunjung.

Kaesang Pangarep, putra bungu Presiden Joko Widodo juga membuka restoran dengan menu se’i sapi bernama Se’i’Tan.

Beda dengan Raja Se’i yang memungkinkan pengunjung makan di tempat maupun delivery, Se’i’Tan hanya bisa dibeli secara online.

Melihat tingginya minat masyarakat, se’i sapi pun berpeluang memberikan keuntungan bagi kamu yang tertarik untuk menjalankan bisnis kuliner.

Mengenal se’i sapi

Sebelum mendalaminya bisnis ini, tentulah akan lebih baik jika kamu mengetahui informasi tentang masakan se’i sapi.

Seperti yang dikutip dari website BBPP Kupang, kata se’i berasal dari bahasa Rote yang artinya daging disayat memanjang dalam ukuran kecil dan diasapi dengan bara api kayu kusambi hingga matang.

Daging pun dipisahkan dari jaringan dan lemak lalu diiris dengan lebar sekitar 2 jari dan tebal kurang lebih 3 cm.

Selanjutnya daging diawetkan dengan garam dapur dan saltpeter selama beberapa jam.

Setelah daging digantung untuk mengurangi sisa air, daging pun diasapkan menggunakan kayu kusambi selama beberapa jam.

Hasil pengasapan daging se’i ini diolah menjadi tumisan daging se’i yang disajikan di berbagai restoran.

Di Kupang, menu ini disajikan dengan sambal luat yang terdiri atas cabai, jeruk nipis, dan daun kemangi.

Selain nasi dan sambal, menu ini dilengkapi juga dengan sayur rampe yang terbuat dari daun singkong, bunga papaya, jantung pisang, dan terasi.

Baca juga: 7 Persiapan Untuk Memulai Usaha Kuliner Seafood

Tips sukses

Jika kamu lebih suka menjalankan usaha kuliner se’i sapi dari brand yang sudah terkenal, kamu bisa menjadi mitra waralaba brand lain.

Se’i Sapi Kana, misalnya, menawarkan waralaba dengan proyeksi omset hingga Rp300 juta perbulan.

Kamu pun bisa memilih sistem operasional dengan konsep autopilot (dijalankan oleh kantor pusat dengan sistem bagi hasil) atau konsep regular (dijalankan oleh mitra dengan sistem royalty per bulan).

Brand lain yang memiliki konsep waralaba adalah Se’i Sapi Beta yang memungkinkan mitra membuka usaha dengan modal awal Rp20 juta.

Tidak hanya bebas biaya franchise fee untuk lima tahun pertama, kamu  pun akan memperoleh peralatan dan bahan baku untuk usaha kamu.

Namun jika kamu lebih suka membuat brand se’i sapi sendiri, ini bukanlah hal mustahil.

Lakukan 5 langkah berikut agar usaha berjalan sukses.

Baca juga: Rahasia Sukses Memulai Usaha Kue Kering

1. Lakukan riset

Sebelum menyajikan menu se’i sapi, tentulah kamu harus tahu dulu cara membuatnya dan belajar dari sang ahli.

Sebelum memulai usahanya, Ari Nikolas, pemilik Se’i Sapi Lamalera, menghabiskan waktu di Kupang untuk mencicipi se’i sapi di daerah asalnya.

Seperti yang dikutip dari IDN Times, Ari pun mempelajari rasa se’i sapi, cara penyajian, hingga sambal khasnya selama ia mengunjungi beberapa restoran se’i sapi di Kupang.

Sebelumnya, Ari mencoba se’i sapi di Bali dan merasa ketagihan sehingga ia pun termotivasi untuk membuka restoran se’i sapi.

Riset adalah hal penting—dengan bgitu kamu bisa menghasilkan makanan yang lezat sekaligus menciptakan sesuatu yang belum diberikan oleh kompetitor.

Bila kamu tidak bisa melakukan riset secara langsung seperti Ari, kamu tetap dapat mencari tahu melalui internet ataupun restoran se’i sapi yang ada di kotamu.

Baca juga: Potensi Bisnis Ternak Kambing, Hasil Melimpah Dengan Modal Murah

2. Trial and error

Kesuksesan tidak diraih secara instan alias diperlukan usaha keras untuk mencapainya.

Saat memasak se’i sapi, minta orang-orang terdekat untuk mencicipi dan memberikan masukan.

Begitu mereka memberikan sinyal positif alias mengatakan kalau se’i sapi olahanmu memuaskan, barulah kamu dapat menjualnya.

Untuk menciptakan masakan sesuai selera masyarakat memang tidak mudah.

Intinya, sih, harus berani mencoba dan bereksperimen.

Baca Juga: 7 Tips Cara Mencari Supplier untuk Usaha Kuliner Kamu

3. Rencana bisnis

Langkah berikutnya adalah membuat rencana bisnis yang mencakup target konsumen, pemasok daging sapi, lokasi restoran (jika melayani makan di tempat), hingga target jangka pendek dan panjang.

Jadi begitu usaha kamu menemukan kendala, kamu pun memiliki persiapan untuk menanganinya.

Perhitungan modal plus cara mendapatkannya tentunya juga menjadi bagian dari perencanaan bisnis.

Jangan cemas jika modal yang kamu miliki belumlah cukup.

Kamu bisa memanfaatkan KoinBisnis dari Koinworks yang memberikan modal pinjaman usaha hingga Rp2 miliar dengan bunga cicilan rendah 0,75% – 1,67% per bulan!

Cukup unduh aplikasinya di sini, kamu pun dapat menikmati kemudahan finansial.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Menjalankan Usaha Kuliner Nasi Padang

4. Manfaatkan koneksi

Setelah menemukan resep yang pas dan rencana bisnis yang matang, mulailah pasarkan se’i sapi kreasimu.

Kamu dapat memulai dengan menawarkannya kepada koneksi yang kamu miliki—seperti keluarga besar, rekan kerja, hingga teman sekolah.

Biasanya, nih, promosi dari mulut ke mulut cukup efektif—selama masakan kamu memang enak dan memuaskan.

Kamu juga bisa menawarkan kemitraan baik berupa dropshiper, reseller maupun franchise sehingga usaha kamu makin dikenal luas di publik.

Baca juga: Tertarik Menjalankan Usaha Sosis Bakar? Ini Perhitungan Modalnya!

5. Manfaatkan berbagai pintu

Sebagai usaha promosi, kamu harus memanfaatkan online platform yang tersedia.

Mulailah dengan membangun akun media sosial seperti Facebook dan Instagram agar konsumen dapat melihat produk yang ditawarkan sekaligus berinteraksi untuk keperluan pemesanan.

Jika memiliki dana lebih, kamu juga bisa membuat website yang memuat sejarah usaha kamu hingga cara pemesanan makanan.

Bergabung dengan marketplace juga bisa menjadi alternatif lain sehingga konsumen di sekitar lokasi warung makanmu pun dapat memesan.

Yang tidak kalah pentingnya, bergabunglah dengan aplikasi ojek online untuk memasarkan se’i sapimu.

Soalnya, nih, belakangan ini masyarakat lebih suka memesan makanan melalui aplikasi ojek online—selain sering ada promo, mudah pula.

Baca juga: 6 Langkah Mengatur Inventory Agar Bisnis Berjalan Lancar

Demikian 5 tips membuka usaha kuliner Se’i sapi yang bisa kamu coba untuk membangun usaha kuliner kamu.

Selamat mencoba!

Artikel Terpopuler

bunga pinjaman bank mandiri

Cari Modal Usaha? Yuk Cermati Bunga Pinjaman Bank Mandiri tahun 2021!

Cari Modal Usaha? Yuk Cermati Bunga Pinjaman Bank Mandiri tahun 2021! - Bingung mencari pinjaman modal usaha terbaik? Bagi kamu yang berniat merintis bisnis,...
alasan bisnis gagal

5 Ide Bisnis yang Bisa Berkembang di Era New Normal

5 Ide Bisnis yang Bisa Berkembang di Era New Normal - Saat ini, pasti kita sering mendengar sebuah istilah yang bernama ‘New Normal’. Baik...
cara membuat buku kas harian

Bye Pembukuan Manual! Ini Cara Mencatat Buku Kas Harian Paling Praktis

Jika jeli mencari peluang bisnis, ada berbagai kesempatan dan potensi usaha yang menguntungkan bertebaran di sekitar kita.Apalagi kemajuan teknologi melalui aplikasi memudahkan para pelaku usaha untuk...
bisnis saat new normal

Bisnis Saat New Normal, Ini 6 Hal yang Harus Diperhatikan

Bisnis Saat New Normal, Ini 6 Hal yang Harus Diperhatikan - Selamat datang di era new normal. Setelah pandemi berlangsung berbulan-bulan di Indonesia, inilah saat...
rekomendasi sneakers lokal wanita

4 Rekomendasi Sneakers Wanita Lokal dengan Desain Unik

4 Rekomendasi Sneakers Wanita Lokal dengan Desain Unik - Sepatu alas karet, atau sneakers, awalnya difungsikan sebagai sepatu olahraga sebelum beralih menjadi...

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkait