Modal Besar Bikin Ragu? Simak Tips Usaha Jasa Ekspedisi Tanpa Ribet

Modal Besar Bikin Ragu? Simak Tips Usaha Jasa Ekspedisi Tanpa Ribet- “Pakeeet…”

Siapa nih yang selalu excited saat mendengar suara kurir paket di depan rumah?

Semakin praktisnya proses jual beli melalui internet membuat masyarakat kian terbiasa membeli segala sesuatu secara daring.

Terlebih pandemi COVID-19 membuat masyarakat banyak menghabiskan waktu di rumah.

Transaksi belanja baju, makanan, kosmetik, hingga pakan hewan peliharaan pun mulai dilakukan via online.

Tentunya hal ini berdampak pada membludaknya kebutuhan akan jasa pengiriman barang.

Peluang bisnis ekspedisi terbuka luas dengan potensi untung besar bagi para pebisnis pemula maupun yang sedang mencari ide usaha franchise.

Bingung memulai? Ini dia tips usaha jasa pengiriman barang agar mampu bersaing merebut hati konsumen!


Menentukan Lokasi Bisnis yang Tepat

Tips usaha jasa pengiriman barang yang utama adalah mampu memilih lokasi yang tepat.

Hindari kesalahan memilih lokasi usaha yang sering dialami pebisnis pemula.

Idealnya tentu di lokasi strategis yang dekat dengan jalan raya agar papan nama ekspedisimu bisa terlihat jelas.

Berbeda dengan bisnis makanan atau pakaian, orang cenderung memilih jasa ekspedisi berdasarkan kredibilitas dan lokasi yang paling mudah dijangkau.

Jika kamu belum mampu menyewa lokasi strategis, coba lakukan strategi jemput bola. Lakukan antar-jemput paket agar konsumen nyaman memakai layanan usaha jasa ekspedisimu.

Baca Juga: Cara Mudah Menghitung Biaya Produksi

Tentukan Jenis Transportasi dan Area Servis

Jenis kendaraan yang dipakai untuk mengantar barang serta cakupan wilayah operasional sangat berpengaruh pada modal usahamu.

Tentu saja jika ingin menjangkau wilayah yang luas, kamu perlu menyiapkan kendaraan roda empat.

Begitu pula dengan biaya operasional seperti upah kurir dan bensin.

Lakukan riset pasar secara menyeluruh agar tidak salah memilih target konsumen.

Baca Juga: Cara Jitu Membuat Business Plan untuk Menarik Investor

Menentukan Jenis Layanan

Tips usaha jasa pengiriman barang selanjutnya adalah menentukan jenis barang yang mau kamu antar.

Apakah itu sebatas pengiriman dokumen, barang-barang besar seperti elektronik, atau jasa antar makanan?

Tentu semakin luas cakupan pelayanan akan berpotensi lebih dalam menjaring laba.

Nantinya jenis pelayanan tersebut akan berimbas pada seberapa banyak perlengkapan pendukung usaha dan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk memulai bisnis jasa ekspedisimu.

Baca Juga: 5 Inspirasi Usaha Langka dan Menguntungkan

Menentukan Besaran Harga

Untuk menentukan harga layanan ekpedisi, kamu perlu lakukan riset harga kompetitor di daerahmu.

Menentukan harga sesuai pasaran akan membuat masyarakat lebih mudah percaya.

Jangan mematok harga terlalu rendah karena selain lebih lama balik modal, masyarakat juga akan bertanya-tanya tentang kredibilitas jasa pengiriman barang milikmu.

Gencar Melakukan Promosi

Melakukan promosi baik secara offline maupun online adalah tips usaha jasa ekspedisi yang tidak boleh kamu lewatkan.

Mulai dari memasang baliho atau papan nama usaha yang memikat hingga melakukan strategi pemasaran online.

Beberapa ekspedisi men-endorse artis agar masyarakat melirik usahanya. Pelajari dulu cara memakai jasa endorsement influencer agar bisnis kamu makin hits.

Mengurus Izin Usaha Jasa Ekspedisi

Sebelum memulai jasa ekspedisi, pastikan apakah bidang usaha kamu memerlukan Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan atau cukup dengan Izin Usaha Penyelenggara Pos yang diajukan melalui OSS dan menjadi kewenangan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Apabila kamu memilih menjadi agen ekspedisi besar, kamu bisa mendatangi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.

Namun, jika kamu memilih memulai bisnis ekspedisi dari nol, maka salah satu tips usaha pengiriman barang yang paling realistis adalah memiliki modal yang cukup.

Pasalnya, usaha jasa pengiriman barang membutuhkan modal setidaknya 1,2 Milyar!

PM 49/2017 menyebut syarat administrasi yang perlu dipenuhi dalam pengajuan izin usaha ekpedisi sebagai berikut :

  1. Memiliki akta perusahaan dari notaris yang disahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
  2. Memiliki surat keterangan domisili perusahaan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang;
  3. Memiliki penanggung jawab;
  4. Memiliki modal dasar paling sedikit Rp1.200.000.000,00 dan paling sedikit 25% (dua puluh lima per seratus) dari modal dasar harus ditempatkan dan disetor penuh dengan bukti penyetoran yang sah;
  5. Memiliki sertifikat kepemilikan gedung kantor sendiri atau bukti sewa gedung paling sedikit 2 (dua) tahun; dan
  6. Memiliki tenaga ahli Warga Negara Indonesia berijazah minimum Diploma III di bidang Pelayaran atau Maritim atau Penerbangan atau Transportasi atau IATA Diploma atau FIATA Diploma, Sarjana (S1) Logistik atau sertifikat kompetensi profesi di bidang Forwarder atau Manajemen Supply Chain atau sertifikat ahli Kepabeanan atau Kepelabuhanan (alternatif atau kumulatif).

Modal besar bikin ragu? Besarnya modal awal bukan halangan kamu dalam memulai usaha jasa pengiriman barang. Kamu bisa manfaatkan bantuan finansial KoinBisnis dari KoinWorks.

Dapatkan pinjaman tambahan modal usaha hingga Rp2 miliar dengan bunga rendah mulai 0,75% per bulan.

Ayo unduh aplikasi KoinWorks untuk pengajuan modal tanpa ribet!