Tips Membuat Logo Branding yang Memikat untuk UKM

Logo adalah salah satu elemen branding yang paling penting dalam bisnis, terlebih dalam bisnis UKM. Bagi kamu para pengusaha pemula, khususnya yang bergerak di bidang UKM, kamu perlu tahu tips membuat logo branding agar dapat menghasilkan logo yang benar-benar merepresentasikan bisnismu.

Dengan logo, customer akan bisa mengenali produk atau perusahaan kamu dengan mudah. Selain itu, ia juga berguna agar target customer tahu jenis bisnismu dan apa yang kamu jual.

Tips Membuat Logo Branding yang Memikat untuk UKM

Logo branding merupakan fondasi identitas brand dan membuat customer lebih mudah mengingat bisnis kamu.

Selain itu, branding dapat membuat bisnis kamu berbeda dari kompetitor dan menumbuhkan brand loyalty.

Oleh karena itu, kami rangkum tips membuat logo branding yang memikat untuk bisnis UKM.

1. Pikirkan Gambar yang Dapat Mewakili Banyak Kata

Logo adalah representasi visual dari brand kamu. Berbeda dengan teks iklan yang bisa berisi banyak kata, dalam logo, kamu hanya menggunakan satu gambar saja. Jadi, logo kamu harus bisa menggambarkan dan menjelaskan kepada audiens seperti apa bisnis yang kamu jalani hanya dalam satu gambar saja.

Salah satu tips membuat logo branding yang bisa kamu tiru adalah logo brand minuman kekinian milik seorang YouTuber terkenal, Menantea. Pada logonya, ia menggunakan logo dengan maskot kapas yang tampak hidup dengan wajah yang lucu, tangan, dan kaki, serta daun teh di bagian kepalanya.

Logo ini menggambarkan dengan jelas bahwa Menantea menjual minuman teh. Mulai dari namanya, hingga penggunaan daun pada logo dari menantea. Ketika orang melihat logo ini, mereka akan tahu bahwa yang Menantea jual adalah minuman dengan bahan dasar teh.

2. Buat Logo yang Sederhana

Tips membuat logo branding yang kedua adalah membuat logo yang sederhana dan tidak terlalu banyak elemen ataupun warna di dalamnya. Logo yang memiliki terlalu banyak elemen bisa membuat target audiens kamu kebingungan ketika melihat logo dari bisnismu dan sulit menafsirkan apa yang ingin kamu sampaikan.

Contoh logo sederhana yang sudah bisa mengartikan semuanya adalah logo McDonalds. McDonalds menggunakan logo hanya berupa huruf M yang bentuknya mirip seperti kentang goreng berbentuk M dengan latar berwarna merah.

McDonalds tidak membutuhkan banyak komponen agar konsumen mereka tahu bahwa mereka adalah McDonalds yang menjual fast food. Hanya dengan melihatnya, orang langsung bisa tahu bahwa McDonalds adalah restoran cepat saji.

3. Gunakan Bentuk Lingkaran

Di masa kini, social media menggunakan bentuk lingkaran pada setiap foto profil. Sebagai contoh, Instagram, WhatsApp, Facebook, dan masih banyak lagi social media lainnya yang menggunakan bentuk lingkaran. Ini adalah tips membuat logo branding yang sangat umum di masa sosial media seperti sekarang.

Oleh karena itu, logo kamu sebaiknya dibuat dalam bentuk lingkaran untuk memudahkan penggunaan logo pada semua akun sosial media bisnis kamu. 

Kamu juga bisa buat file gambar logo kamu menggunakan bentuk kotak, namun pastikan gambar utamanya pas dengan lingkaran yang digunakan dalam profile pictures di setiap social media.

4. Bayangkan Logo di Kemasan Produk

Ketika kamu mendesain logo dari produk, kamu juga perlu membayangkan kegunaan dari logo tersebut. Misalnya, kamu meletakkan logo tersebut pada kemasan produk atau produk yang kamu jual.

Sebagai contoh, kamu memiliki bisnis UKM kopi, kamu bisa mencoba memasangkan desain logo kamu pada gelas kopi atau cangkir kopi. Kamu bisa juga coba memasangkan logo pada kemasan plastik atau kemasan kotak dari kopi yang kamu jual.

Tips membuat logo branding ini akan membantu kamu memastikan logo yang kamu desain dapat merepresentasikan bisnis atau brand kamu.

Cara paling mudah memilih warna untuk logo adalah warna monokromatik hitam dan putih. Namun, terkadang warna hitam dan putih tidak selalu bagus untuk semua brand dan produk, khususnya pada brand-brand yang punya target customer anak-anak atau remaja.

Maka, kamu bisa gunakan warna-warna pastel untuk menciptakan kesan halus dan lembut pada brand kamu. Tips membuat logo branding dengan warna yang cocok adalah kamu harus banyak-banyak mencoba dan bereksperimen untuk memastikan warna apa yang cocok dengan logo kamu.

6. Buat Logo yang Literal

Logo tidak harus menunjukkan apa yang sedang dilakukan perusahaan. Pada kenyataannya, seringkali lebih baik jika tidak. Logo yang lebih abstrak seringkali lebih bertahan lama. Namun, kamu juga perlu menjelaskan filosofi di balik logo yang kamu pilih. Tips membuat logo branding ini banyak diadopsi oleh perusahaan besar.

Sebagai contoh, Apple dengan logo apel, padahal perusahaannya yang bergerak di bidang teknologi. Pemilihan logo apel ini berkaitan dengan sumber ilmu pengetahuan yang merujuk pada Isaac Newton yang akhirnya menemukan gravitasi ketika melihat apel yang jatuh dari pohon.

Contoh lainnya, Shell yang menggunakan kerang sebagai logonya yang mengartikan sebagai sesuatu yang kokoh seperti kerang yang tidak mudah hancur sekalipun ombak menerjangnya Hingga akhirnya, hal ini pun menjadi nilai dari perusahaan itu sendiri.

Kamu bisa buat logo literal kamu sendiri. Misalnya, kamu berbisnis di bidang kopi, kamu gunakan petani sebagai logo, karena bisnis kamu juga turut mensejahterakan petani. Selain itu, logo literal petani ini pun sudah familiar di Indonesia, karena sebagian besar mata pencaharian masyarakat Indonesia adalah petani.

7. Logo Tidak Selalu Berupa Simbol atau Gambar  

Logo tidak selalu harus menjadi simbol. Seringkali logo berupa kata-kata yang juga tetap bisa menarik audiensnya, terutama jika perusahaan tersebut unik. Sebagai contoh, Google. Hanya berupa satu kata dengan huruf yang punya warna berbeda-beda tetap bisa menarik.

Ingatlah pada tips membuat logo branding yang kedua, buat logo kamu tampak sederhana, agar customer tidak kebingungan pada logo kamu dan menimbulkan berbagai tafsiran. Kamu bisa gunakan berbagai pilihan font yang ada di internet dan sesuaikan font tersebut dengan karakter dari brand kamu.

8. Buat Logo yang Mudah Diingat

Ketika customer melihat logo dari brand kamu, logo itu harus tertanam di benak mereka dan menciptakan kesan positif. Hal ini juga dapat meningkatkan jangkauan brand kamu, karena orang akan mengaitkan logo dan brand kamu saat mereka melihatnya lagi.

Untuk membuat logo yang mudah diingat, pertimbangkan elemen merek yang paling ingin kamu tekankan. Membuat logo yang mudah customer ingat dapat memberi manfaat sebagai berikut:

  • Membantu kamu untuk membangun reputasi, karena pelanggan dapat menghubungkan produk, layanan, dan iklan setiap kali mereka menemukan logo kamu.
  • Membantu kamu dalam menciptakan kesan pertama yang baik, karena pelanggan akan mengingat apa yang kamu hasilkan dari brand kamu.
  • Pelanggan dapat langsung mengingat bisnis kamu begitu mereka melihat gambar dari logo kamu.

Contoh logo brand yang mudah diingat adalah logo Amazon. Pendekatan desain dari logo Amazon yang minimalis, dengan elemen-elemen yang sederhana, membuatnya mudah diingat yang langsung dikenali orang.

9. Jangan Mencontek Brand Lain

Logo brand harus kamu buat seunik mungkin dan tidak boleh mencontek dari brand lainnya. Apabila logo kamu mencontek dari brand yang sudah ada, siap-siaplah bisnis kamu akan tutup seketika. 

Karena, customer biasanya akan kehilangan respect dengan brand yang mencontek. Selain itu, kamu juga bisa bermasalah secara hukum dengan brand lain yang akan membuatmu rugi jutaan rupiah hingga harus mengganti logo brand kamu.

Tips membuat logo branding agar terlihat unik dan orisinil adalah dengan fokus pada pembuatan logo yang mengekspresikan cerita, latar belakang, dan nilai unik brand kamu. Khususnya dengan menggunakan elemen desain, warna, font, dan gambar pilihan kamu.

Beberapa alasan kuat kamu harus bisa membuat logo brand yang orisinil dan unik adalah:

  • Membangun pengakuan dari audiens atau target customer.
  • Membedakan brand kamu dari kompetitor.
  • Mempermudah pelanggan untuk membangun asosiasi dengan brand kamu.

Logo yang kurang orisinil akan membuat customer mudah untuk mengenalinya di masa kini. Kamu mungkin akan mendapat banyak kritik ketika ketahuan mencontek dari logo brand lain. Mereka juga bisa menuntut kamu karena hal ini.

Nike misalnya, yang menggunakan jenis logo unik, karena desainnya menyerupai sayap dari dewi mitologi Yunani, Dewi Nike atau Dewi Kemenangan. 

Kesederhanaan dan gerakan yang mengalir dari logo juga bermaksud untuk menyampaikan kecepatan, yang berbicara kepada para atlet yang berusaha keras dalam aktivitas mereka.

Pada tahun 2007, ada dua perusahaan sepatu di Cina yang ditutup dan didenda karena menggunakan logo Nike. Inilah yang akan terjadi dengan perusahaan kamu kalau kamu ketahuan mencontek logo.

Walaupun logo kamu hanya mirip dengan logo dari brand lain. Jika ada orang yang menyadarinya, banyak orang akan memperbincangkan brand kamu di internet dan membangun citra yang buruk untuk brand kamu sendiri.

10. Buat Logo Branding dengan Warna Kontras

Kontras memberi kamu elemen desain yang dapat menyempurnakan keseluruhan desain logo, membuat gambar lebih tampak berbeda dari lainnya, dan bahkan membantu otak mengidentifikasi gambar lebih cepat.

Maka, pertimbangkanlah elemen apa yang ingin kamu tekankan dalam logo. Pikirkan juga opsi berbeda untuk menggambarkannya, termasuk warna dan font. Memasukkan warna kontras dapat membantu kamu dalam beberapa hal, yaitu:

  • Menekankan bagian-bagian tertentu dari desain.
  • Membangkitkan minat, karena elemen desain lebih mudah dikenali.
  • Menjadikan logo lebih mudah dibaca dan dicerna, karena otak dapat menafsirkan apa yang terlihat lebih cepat.

Tanpa elemen kontras, logo bisnis kamu bisa terlihat polos. Kontras juga membantu menarik perhatian dan membiarkan pelanggan melihat apa yang ingin mereka lihat.

Sebagai contoh, logo Toyota. Logo mereka menyatukan keberanian dalam hurufnya dengan kurva lembut pada gambarnya untuk memberitahumu, bahwa kendaraan mereka menawarkan presisi dan kenyamanan dalam desain yang ramping.

Yuk, Membuat Logo Branding Sendiri!

Itulah tips membuat logo branding yang bisa langsung kamu praktikkan sendiri.

Dengan teknologi masa kini, kamu sudah bisa membuat logo branding sendiri.

Jika tidak memiliki pengalaman desain professional, kamu bisa mengadnalkan aplikasi seperti Canva.

Selamat mencoba!


Temukan inspirasi lainnya seputar tips bisnis hanya di lokalsupportlokal.id

Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

0
Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

0
Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

0
Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

0
Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...
Peluang Usaha Franchise Teh Tong Tji

Tips Sukses Peluang Usaha Franchise Teh Tong Tji

0
Peluang Usaha Franchise Teh Tong Tji - Gerai aneka minuman manis yang disajikan dingin selalu menarik minat masyarakat terutama di hari yang terik. Mulai dari bisnis...

Artikel Terkait