7 Tips Sukses Menjalankan Usaha Kuliner Nasi Padang

Sebagian besar orang Indonesia tentulah familiar dengan kuliner Padang.

Soalnya, nih, restoran masakan Padang ada di berbagai penjuru tanah air.

Bahkan, makanan Padang juga terkenal hingga luar negeri dan bisa ditemui di beberapa negara.

Bumbu kental yang dipadukan rempah-rempah merupakan salah satu alasan mengapa kuliner Padang digemari.

Mulai dari rendang, ayam gulai, hingga dendeng batokok.

Tingginya minat masyarakat terhadap kuliner Padang bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Memang, sih, berbisnis bukanlah hal mudah—apalagi mengingat sudah banyak orang yang menjalankan usaha kuliner Padang.

Namun, bukan berarti kamu akan mengalami kegagalan.

Agar usaha kamu dapat bersaing dan merebut hati pencinta kuliner, lakukan langkah-langkah berikut.


1. Tentukan target konsumen

Hal pertama yang harus ditentukan adalah target konsumen dari usaha kamu.

Ingatlah kalau masakan Padang memiliki cita rasa yang pedas dan jarang memakai gula di tiap menunya.

Jika kamu tinggal di area yang penduduknya terbiasa mengonsumsi makanan sedikit manis, maka kamu harus memodifikasi kuliner Padang yang akan disajikan.

Kecuali, target kamu adalah pencinta makanan pedas.

Baca juga: 7 Persiapan Untuk Memulai Usaha Kuliner Seafood


2. Hanya menerima pesanan atau buka restoran?

Membuka restoran, termasuk restoran Padang, tentulah memerlukan dana yang tidak sedikit.

Kamu harus menyewa tempat, membeli perabotan, hingga menggaji beberapa karyawan.

Jika dana terbatas, kamu bisa memulainya dengan berdagang online sehingga konsumen akan menerima makanannya melalui transportasi online.

Atau, kamu bisa membuka gerai yang hanya menerima take away.

Namun jika kamu ingin memiliki restoran fisik, artinya kamu harus siap dengan modal yang besar.

Tidak perlu khawatir jika dana kamu masih terbatas.

KoinBisnis dari KoinWorks bisa menjadi solusi, di mana kamu dapat mengajukan pinjaman bisnis mulai dari Rp5 juta hingga Rp2 miliar.

Bunganya flat, lho, yaitu mulai dari 0,75% per bulan.

Kamu bisa mengajukan pinjaman secara online melalui smartphone kamu di sini.

Baca juga: 6 Cara Memulai Bisnis Ayam Geprek yang Menjanjikan


3. Racikan sempurna

Namanya juga usaha kuliner, tentunya, nih, rasa makanan juga harus maksimal.

Jika keahlian memasakmu kurang, rekrutlah seseorang yang ahli masak agar makanannya tidak mengecewakan konsumen.

Yang tidak kalah penting, pastikan rasanya cocok di sebagian besar lidah orang.

Lakukan percobaan dan minta beberapa teman untuk mencicipi sekaligus memberikan masukan secara jujur.

Dengan begitu, kamu dapat memperbaiki kekurangan yang ada.

Baca juga: Permintaan Rendah, Intip Harga Cabai Saat Ini


4. Tetapkan menu andalan

Kuliner Padang sangatlah beragam.

Namun, tidak ada salahnya memilih salah satu makanan sebagai menu andalan.

Sebelumnya, lakukan riset dulu mengenai usaha kompetitor.

Lalu pilih menu andalan yang tidak diunggulkan oleh pesaing.

Menu andalan ini harus lezat dan memiliki keunggulan, misalnya memiliki level pedas sehingga pencinta cabai tertarik mencoba.

Bukan berarti menu lain tidak memiliki rasa yang enak, ya—tetap harus spesial!

Hanya saja, dengan adanya menu unggulan, usaha kamu pun memiliki identitas berbeda dengan kuliner Padang lainnya yang biasanya hanya menekankan makanan Padang secara umum.

Baca juga: 5 Langkah Memulai Usaha Fried Chicken Anti Gagal


5. Lokasi

Jika memiliki restoran secara fisik, pastikan kamu memilih lokasi yang mudah dijangkau orang.

Misalnya, di depan pagar masuk komplek perumahan, dekat perberhentian bus atau stasiun kereta, sekolah, atau rumah sakit.

Hal ini juga berlaku jika kamu memiliki gerai untuk take away—pastikan lokasinya strategis ya.


6. Surat izin usaha

Hal ini wajib dimiliki jika mau usaha kamu berjalan lancar dan tidak terkena masalah di kemudian hari.

Apalagi jika kamu mendirikannya di lokasi-lokasi strategis.

Jika kamu memanfaatkan rumah pribadi sebagai tempat usaha, cek kebijakan di daerahmu.

Dengan adanya legalitas, usaha kamu pun jadi lebih terpercaya sehingga konsumen tidak sungkan untuk makan di tempatmu.

Begitu juga jika usaha kamu hanya berupa kuliner Padang kemasan alias tanpa toko fisik.

Kamu bisa mendaftarkan izin Produksi Industri Rumah Tangga Pangan dari Dinas Kesehatan.

Sertifikat halal dari MUI juga perlu diurus, mengingat mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim.


7. Strategi promosi

Usaha akan sulit berkembang jika tidak ada promosi.

Selain dari mulut ke mulut alias mengandalkan network, kamu juga perlu mengandalkan media sosial sebagai platform promosi.

Buatlah akun media sosial untuk usahamu sehingga kamu dapat mengenalkan menu-menunya.

Kamu juga dapat mengadakan kuis seputar kuliner Padang di akunmu dan berikan hadiah berupa kupon makan senilai sekian rupiah kepada beberapa pemenang.

Jika usaha kamu tidak memiliki restoran atau gerai, hadiah pun dapat berupa paket menu andalan yang dikirim ke rumah masing-masing.

Kompetisi online seperti ini penting agar usaha kamu menjadi viral.

Jika punya bujet lebih, kamu juga bisa menggaet influencer atau YouTuber untuk mempromosikan usahamu.

Cara lain untuk mengenalkan usaha kuliner Padang adalah dengan mempromosikannya di  #LokalSupportLokal dari Koinworks.

Begitu selesai mendaftar, usaha kamu tidak hanya akan dipromosikan di platform website ini, tapi juga di semua aset media sosial Koinworks secara gratis.

Segera kunjungi https://lokalsupportlokal.id/ agar usaha kuliner Padang kamu dapat menjangkau lebih banyak orang.