Mau Bisnis Online-Mu Awet? Simak Tips-Tips Berikut Ini!

Mau Bisnis Online-Mu Awet? Simak Tips-Tips Berikut Ini!—Sejak pandemi COVID-19 melanda Tanah Air, makin banyak orang yang mencari peruntungan dengan banting setir dengan membuka usaha berbasis online. Maka dari itu, persaingan terasa makin ketat. Terutama dengan banyaknya kemiripan produk antara satu brand dengan brand lainnya.

Walaupun demikian, tak bisa dipungkiri bahwa bisnis berbasis online membuka peluang cukup besar untuk meraup keuntungan. Dengan berkembangnya kebutuhan konsumen setiap harinya, tentunya hal ini juga makin memotivasi diri untuk memulai usaha online.

Seperti yang sudah disebutkan di paragraf pembuka, berjualan secara online pun memiliki risiko dan kendala yang harus dipertimbangkan dan disiasati untuk menjaga kelanggengannya agar tidak terpaksa harus gulung tikar di tengah jalan. Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga keberlangsungan usaha online yang perlu kamu pertimbangkan apabila kamu sedang menjalankan atau berencenana untuk berjualan di platform digital:


Mau Bisnis Online-Mu Awet? Simak Tips-Tips Berikut Ini!

1
Memahami Sistem Pemasaran

strategi pemasaran bisnis

Karena kamu terhubung secara online dengan konsumen, kamu membutuhkan cara komunikasi yang tepat dengan mereka. Ketika kamu menjual sesuatu yang tak bisa mereka lihat dan sentuh secara langsung, kamu harus menguasai skill untuk meyakinkan mereka untuk membeli barang jualanmu dengan waktu yang singkat.

Maka dari itu, ketika memasarkan setiap produk, gambar yang jelas dan kata-kata yang tepat untuk mendeskripsikan produk tersebut harus tertera supaya konsumen mendapatkan keterangan sejelas-jelasnya tentang produk yang akan mereka beli. Selain itu, kamu juga bisa memaksimalkan marketing dengan memanfaatkan media sosial atau bahkan membuat website.

Baca Juga: Ide Bisnis Selain Kuliner di Era New Normal

Tentu saja, hal ini memakan biaya dan energi yang cukup banyak, terutama kalau kamu menggunakan tenaga profesional dalam bidang tersebut. Pertimbangkan secara matang apakah keuntungan yang sudah kamu terima cukup untuk melakukan “investasi” pemasaran seperti ini. Apabila belum, tak perlu dipaksakan dan kamu bisa memanfaatkan hal-hal yang lebih terkendali, seperti memastikan kualitas produkmu dan membangun komunitas penggemar produkmu untuk membantumu berbagi informasi soal produk tersebut.

Pada akhirnya, cara marketing yang tidak tepat juga berisiko membuat usahamu berumur pendek. Jadi, jangan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dalam memasarkan bisnismu, ya. 

Kamu juga bisa memasarkan produkmu secara gratis bersama #LokalSupportLokal, sebuah inisiatif dari KoinWorks untuk membangkitkan semangat para pemiliki UMKM dan bisnis kecil untuk ikut menggerakkan roda perekonomian Indonesia dengan memanfaatkan platform berupa akun Instagram KoinWorks dan sebuah microsite. Hanya dengan mendaftarkan bisnismu, KoinWorks akan membantumu untuk terhubung dengan lebih banyak konsumen potensial dalam hitungan jam. Menarik, kan?


2
Peka dalam Merespon Terhadap Permintaan Pasar

permintaan pasar demand

Usaha berbasis online sangat mengandalkan layanan internet. Dengan demikian, akses informasi dan proses transaksi berjalan dengan sangat cepat. Tentunya hal ini memberi dampak positif, karena kamu bisa memasarkan produkmu dengan cepat dan terhubung dengan lebih banyak peminat produk yang dijual.

Di sisi lain, akses informasi yang serba instan ini juga cukup menantang, karena selera konsumen akan dengan sangat cepat berubah. Misalnya hari ini produk X sangat digandrungi, belum tentu besok konsumen akan berpaling ke produk Z.

Baca Juga: 5 Strategi Promosi di Twitter untuk Bisnis Online

Sudah jelas bahwa hal ini merupakan tantangan yang sangat tidak bisa diremehkan dalam menjadi pelaku usaha online, terutama kalau produksi juga kamu lakukan sendiri. Bila terlanjur memproduksi suatu produk dengan jumlah besar, tentunya akan makin besar pula risiko kerugian yang akan ditanggung. Maka dari itu, kepekaan dalam merespon terhadap kebutuhan konsumen amat sangat diperlukan.


3
Gesit dalam Menyikapi Persaingan

persaingan kompetitor

Seperti yang sudah diketahui, usaha berbasis online sangat diminati banyak pihak. Mulai dari pengusaha tingkat pemula, hingga profesional. Hal ini memberi dampak yang sangat besar, di mana kamu akan menghadapi persaingan yang tinggi dalam menjalankan usaha ini.

Kenali potensi dan kapasitasmu dan pikirkan matang-matang ketika hendak memulai atau menjalankan bisnis ini agar bisa meraih kesuksesan dan keuntungan maksimal.


4
Kenali Risiko Penipuan

risiko penipuan

Penipuan bisa dilakukan oleh berbagai pihak. Mulai dari konsumen nakal, layanan pengiriman yang tidak bisa dipercaya, klaim garansi yang berbelit, serta masih banyak hal lain yang berisiko menimbulkan masalah serius dalam menjalankan usaha online.

Baca Juga: Digitalisasi dalam Mempertahankan Bisnis di Era New Normal

Bisnis online memang rentan terhadap penipuan, karena kamu tidak bisa bertemu langsung untuk melakukan proses transaksi. Salah satu cara untuk menyikapinya adalah dengan mengatur sistem penjualan yang ketat seperti mewajibkan pembayaran di muka (DP), garansi dengan aturan yang jelas, dan masih banyak lagi.

Demikianlah kiat-kiat yang bisa kamu lakukan untuk menjaga usaha online-mu agar bisa berlangsung untuk waktu yang lama. Selamat mencoba dan semoga beruntung!