5 Tips Sukses Berbisnis Sepatu Produksi Sendiri

5 Tips Sukses Berbisnis Sepatu Produksi Sendiri – Sepatu merupakan salah satu produk fashion yang selalu dibutuhkan oleh kebanyakan orang.

Ini merupakan hal wajar karena orang-orang butuh sepatu yang dapat mendukung aktivitas mereka sehari-hari; seperti saat kuliah, bekerja, berolahraga, maupun hangout.

Di Indonesia brand sepatu lokal tidak kalah populer dibandingkan brand internasional; mulai dari Ventela, Brodo, hingga Compass.

Kegemaran masyarakat terhadap produk lokal ini bisa menjadi peluang bisnis, terutama bagi kamu yang menggemari sepatu.

Selain bisa mendesain sepatu sesuai selera, dapat pemasukan pula!

Memang, sih, membuka usaha sendiri tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Namun jika ada kemauan dan usaha keras dengan mengikuti langkah-langkah berikut, menang bersaing dengan berbagai brand yang sudah lebih dulu eksis bukanlah hal yang mustahil.


1. Tentukan produk dan sasaran

Saat baru mulai terjun di bisnis ini, akan lebih baik jika kamu fokus pada satu jenis sepatu tertentu.

Apakah mau memproduksi sneakers, boot, atau sepatu kerja wanita?

Hal ini penting agar kamu bisa memaksimalkan desain dan kualitas yang sesuai target market.

Untuk mempermudah penentuan produk dan sasaran, kamu bisa melihatnya berdasarkan pengalaman pribadi kamu atau orang-orang di sekitar kamu.

Jika sulit menemukan sepatu berukuran besar yang terasa nyaman di kaki, misalnya, kamu bisa memulainya dengan menciptakan sepatu untuk diri sendiri.

Setelah itu, barulah memasarkannya kepada orang-orang terdekat yang membutuhkan sepatu sejenis hingga akhirnya ke masyarakat luas.


2. Temukan rekan kerja atau pengrajin yang pas

Jika memiliki modal yang cukup, kamu dapat memproduksi sepatu sendiri dengan menyewa pegawai, membeli cetakan sepatu, mesin jahit, hingga mesin press.

Namun jika modal awal masihlah minim, kamu bisa menggunakan jasa pabrik atau makloon, pengrajin yang sudah berpengalaman dalam memproduksi sepatu.

Dibutuhkan riset yang tidak sebentar untuk menemukan pabrik maupun pengrajin.

Apalagi, jika di awal usaha kamu hanya mampu memproduksi dalam jumlah kecil karena pabrik biasanya hanya menerima pesanan dalam skala besar.

Selain mencari di internet, kamu juga bisa meminta rekomendasi kepada beberapa kenalan.


3. Manfaatkan media sosial secara maksimal

Kini pelaku usaha dimudahkan dengan maraknya e-commerce maupun media sosial yang dapat dijadikan platform berjualan.

Kamu pun dapat memanfaatkan fasilitas ads seperti Facebook ads atau Instagram ads, seperti yang dilakukan Brodo untuk memasarkan produk mereka.

Selain untuk berjualan, manfaatkan media sosial untuk memperkuat branding—seperti memajang sepatu yang diproduksi di feed, re-post Instagram story pelanggan yang men-tag produk kamu, membuat quote menarik maupun mengadakan kontes.

Intinya, cobalah berinteraksi dengan pelanggan agar brand kamu makin melekat di benak mereka.

4. Pentingnya kolaborasi

Agar impact brand makin terasa, kolaborasi dengan pihak lain adalah pilihan tepat.

Ventela memilih untuk menjual produk mereka melalui reseller sehingga pelanggan tidak membeli langsung kepada mereka.

Hal ini bisa dilakukan jika kamu tidak punya banyak waktu untuk melakukan penjualan sendiri namun ingin tetap menjangkau masyarakat luas.

Kolaborasi juga bisa dilakukan dengan menggandeng influencer dan public figure seperti yang dilakukan Compass.

Tahun ini, misalnya, mereka berkolaborasi dengan grup band Kelompok Penerbang Roket (KPR) dengan meluncurkan tiga sepatu edisi khusus yang didesain oleh masing-masing personel KPR.

Sebelumnya, Compass bekerja sama dengan Pop Meets Pop melalui produk Darahkubiru yang mereka luncurkan di salah satu e-commerce dan habis terjual dalam 15 menit.

5. Terus berinovasi

Agar tetap dapat menarik pelanggan, diperlukan adanya inovasi.

Sesuaikan produk-produk yang diproduksi dengan kondisi terkini.

Brodo, misalnya, yang tadinya fokus ke sepatu kulit, kini juga memproduksi produk lain yang relevan, seperti sandal rumah atau sepatu untuk bersepeda.

Maklum, gara-gara pembatasan sosial berskala besar (psbb), orang-orang lebih sering berdiam diri di rumah atau bersepeda dibandingkan nongkrong di mal.

Di tengah pandemi tidak semua orang mengalokasikan penghasilan mereka untuk produk tersier seperti sepatu.

Ini sangatlah disadari Brodo.

Untuk menyiasatinya, mereka membuka pre-order.

Dengan begitu, mereka memproduksi sepatu berdasarkan pesanan sehingga tidak ada risiko penumpukan barang.

Sudah siap berbisnis sepatu?

Sebelumnya, pastikan kamu memiliki modal yang cukup untuk menjalankannya.

Nah, perihal ini, KoinBisnis dari KoinWorks bisa menjadi solusi pinjaman modal usaha yang mudah diakses hanya melalui aplikasi smartphone.

Melalui KoinBisnis kamu bisa mendapatkan pinjaman modal usaha mulai dari Rp5 juta hingga Rp2 miliar.

Bunga per bulannya juga rendah, hanya mulai dari 0,75% per bulan, lho.

Selain itu, kamu juga dapat mempromosikan produk sepatu kamu melalui #LokalSupportLokal, platform website dari Koinworks yang akan membantu pelaku usaha untuk menjangkau lebih banyak konsumen dengan memanfaatkan semua asset media sosial media Koinworks.

Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun alias gratis!

Yuk, segera kunjungi https://lokalsupportlokal.id/ untuk mengembangkan usaha kamu dan meraih keuntungan maksimal.