Strategi Bisnis Offline Agar Tetap Eksis di Zaman E-commerce

Strategi Bisnis Offline Agar Tetap Eksis di Zaman E-commerce – Tidak dipungkiri, semakin majunya teknologi telah mempengaruhi semua aspek kehidupan. Mulai dari finansial, transportasi serta mengubah kebiasaan belanja masyarakat.

Terlihat dari banyaknya ritel offline yang akhirnya gulung tikar di berbagai negara membuat pelaku usaha offline kian ketar-ketir.

Di Indonesia sendiri beberapa ritel yang cukup terkenal di berbagai bidang, seperti elektronik, fashion dan supermarket telah terkena dampaknya dari kemajuan teknologi.

[bacajuga limit=”2″]

Tetapi, apakah dengan semakin berkembangnya teknologi ini memberikan dampak negatif terhadap perkembangan bisnis ritel? Tentunya tidak, jika pelaku usaha ritel offline mau untuk beradaptasi dan membuat strategi baru. Bukan hanya bisnis tetap bertahan, bahkan bisa berpeluang semakin maju.

Maka dari itu, berikut adalah 5 strategi bisnis untuk ritel offline yang bisa dicoba untuk tetap eksis di zaman e-commerce.


Strategi Bisnis Offline Agar Tetap Eksis di Zaman E-commerce

1
Ikut Terjun Online

online shop usaha bisnis

Jika kita lihat dari beberapa ritel offline yang akhirnya gulung tikar, kesalahan yang mereka lakukan adalah tidak mengikuti perkembangan zaman, yaitu menyediakan platform online.

Mau tidak mau untuk bisa bertahan di zaman ini, pelaku bisnis offline harus bisa beradaptasi. Karena, seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa kebiasaan belanja masyarakat telah berubah.

[bacajuga limit=”2″]

Dari yang awalnya mereka harus keluar rumah ketika ingin berbelanja kebutuhan, sekarang hanya melalui smartphone sembari duduk di rumah, mereka bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah.

Oleh karena itu, strategi bisnis pertama yang harus dilakukan oleh pelaku usaha ritel offline adalah dengan terjun mengikuti trend bisnis online.

Kamu bisa menjual produk usahamu melalui berbagai situs e-commerce. Dengan mengikuti tren seperti ini, bisnis kamu akan mendapatkan keuntungan baru, seperti target pasar yang semakin meluas.


2
Buat Brand Awareness melalui Sosial Media

sosial media brand awareness

Bagi pelaku usaha ritel offline, kamu bisa memanfaatkan berbagai platform sosial media untuk memajukan bisnismu.

Tercatat di tahun 2019, jumlah pengguna sosial media secara global diperkirakan melampaui 2.75 miliar. Bayangkan jika kamu berpotensi mendapatkan 2% dari pengguna yang melihat produk bisnis kamu.

Namun, bisa dibilang persaingan pada platform sosial media cukup tinggi. Maka dari itu, cobalah menargetkan iklan untuk beberapa produk unggulanmu dan pastikan bahwa kamu mencantumkan detail kontak dan alamat bisnis yang lengkap, sehingga bisnis kamu semakin terlihat meyakinkan di mata konsumen.

[bacajuga limit=”2″]


3
Membuat Video Marketing

video marketing vlog

Membuat visual pada produk ritel mu bisa menghasilkan minat besar komsumen lho. Jika kamu salah satu penggemar film animasi Toy Story, apakah kamu tahu berapa banyak anak yang menginginkan action figure Buzz Lightyear setelah film Toy Story pertama kali dirilis?

Ya, permintaan untuk masing-masing karakter melebihi 2 juta pesanan segera setelah film tersebut diutar di bioskop pada saat itu.

Dari sini, kita bisa lihat bahwa sekali kamu menghidupkan produk usaha mu, orang akan tertarik untuk membelinya.

Tetapi dengan diberikan contoh dari Toy Story ini, bukan berarti kamu harus membuat film untuk produk usaha kamu.

Kamu bisa membuat klip video pendek yang terkait dengan kinerja atau spesifikasi produk kamu.

Misalnya, tutorial singkat atau ulasan produk yang bagus untuk meningkatkan kredibilitas produk kamu.


4
Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

loyalitas pelanggan bisnis

Kesalahan yang sering dilakukan pelaku usaha ritel offline adalah dengan tidak meningkatkan loyalitas pelanggan.

[bacajuga limit=”2″]

Padahal, bisa dibilang loyalitas pelanggan merupakan salah satu kunci agar bisnis kamu menjadi berhasil. Jadi, jika kamu sepelekan hal ini, bisnis kamu pun lambat laun akan gulung tikar.

Kamu bisa mulai memberikan potongan harga, seperti mendapatkan diskon 40 persen bila membeli produk senilai 1 juta atau potongan 20 persen bagi pelanggan khusus yang sudah menjadi langganan produkmu.


5
Memasukkan Teknologi Terbaru di Gerai Offline

Ide Bisnis Selain Kuliner di Era New Normal bisnis

Untuk yang terakhir ini, kamu bisa memasukkan teknologi-teknologi terbaru di toko offline mu. Misalnya dengan memasukkan teknologi pembayaran digital atau dompet digital yang saat ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat.

[bacajuga limit=”2″]

Selain itu, platform dompet digital seringkali menawarkan promo-promo menarik kepada konsumen di setiap transaksinya.

Kamu bisa memanfaatkannya untuk menarik loyalitas pelanggan, contohnya seperti yang dilakukan gerai-gerai kopi susu kekinian.


Berikut tadi adalah 5 strategi bisnis yang bisa dijalankan jika kamu memiliki usaha ritel offline agar bisa bersaing di industri ritel online.

Tapi, selain melakukan strategi di atas, kamu juga bisa nih melakukan satu cara ampuh untuk promosikan produkmu lagi.

Nah, untuk menjangkau lebih banyak konsumen lagi,  kamu bisa lho mendaftarkan bisnismu di #LokalSupportLokal, sebuah inisatif dari KoinWorks untuk merangkul UMKM di seluruh Indonesia untuk sama-sama bangkit dan mendorong laju pergerakan perekonomian negara di tengah pandemi.

Cara bergabungnya pun mudah, cukup dengan melakukan registrasi di lokalsupportlokal.id, dan produkmu akan bisa dipromosikan beberapa jam setelah registrasimu diverifikasi.

Mudah, kan? Tunggu apa lagi? Yuk, daftarkan bisnismu dan dukung pergerakan roda perekonomian Tanah Air bersama di #LokalSupportLokal.