Pinjaman KUR BNI: Syarat, Cara Pengajuan dan Tabel Angsuran

Secara umum, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) (Persero) mengadakan program pemberian Kredit Usaha Rakyat atau pinjaman KUR BNI untuk para nasabah-nasabahnya. 

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, apakah kamu termasuk nasabah BNI dan sedang butuh dana tambahan untuk modal usaha? Untuk alasan ini, silakan ajukan saja permohonan pinjaman kamu kepada pihak BNI setempat.

Lalu, persiapan apa saja yang perlu kamu lakukan agar pengajuan pinjaman KUR bisa diterima? Kemudian, bagaimana pula cara pengajuan KUR BNI yang tepat? Untuk penjelasan lebih lanjut, dapat kamu simak uraian selengkanya pada artikel di bawah ini.


Mengenal Apa Itu Pinjaman KUR BNI

Pada dasarnya, kamu bisa mengajukan permohonan pinjaman KUR kepada lembaga-lembaga perbankan yang menyediakan. Selanjutnya, salah satu bank yang meyediakan layanan pinjaman KUR adalah Bank  Negara Indonesia atau biasa kita kenal sebagai Bank BNI.

Seperti bank-bank pada umumnya, BNI juga memiliki program pinjaman untuk para nasabahnya yaitu BNI Kredit Usaha Rakyat atau BNI KUR. 

1. Kredit Usaha Rakyat BNI

Pinjaman BNI KUR merupakan fasilitas kredit yang disediakan oleh pihak Bank Negara Indonesia yang khusus diperuntukkan sebagai tambahan modal bisnis produktif dalam bentuk Kredit Modal Kerja.

Selain Kredit Modal Kerja, para nasabah juga bisa mendapatkan fasilitas kredit tersebut dalam bentuk Kredit Investasi. Jadi KUR BNI dapat melayani pinjaman untuk keperluan modal usaha dan keperluan investasi.

Besaran uang pinjaman tersebut juga terbilang fantastis, yakni mencapai angka Rp500 juta baik digunakan sebagai modal usaha maupun investasi. 

Dengan angka ini, pihak peminjam akan diberikan batas waktu pengembalian selama 60 bulan dengan sistem cicil.

Di samping itu, dari mana asal dana yang akan disalurkan sebagai pinjaman KUR nanti? Uang pinjaman ini bersumber dari lembaga keuangan atau dana perbankan yang merupakan penyalur KUR dan ditunjuk langsung oleh pemerintah.

Selanjutnya, lembaga keuangan yang menyalurkan dana KUR tersebut adalah sekumpulan Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) seperti BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri. 

2. Tujuan Adanya Pinjaman KUR BNI

Secara umum, tujuan dari adanya program KUR adalah untuk memperkuat kemampuan permodalan  demi mendukung pelaksanaan pemberdayaan UMKM dan percepatan pengembangan sektor riil. 

Selain itu, dana yang tersedia dalam pinjaman KUR juga digunakan untuk keperluan modal kerja dan investasi yang diberikan kepada pelaku UMKM perorangan, badan usaha, maupun kelompok usaha yang sedang menjalankan bisnis produktif.

Selain itu, adanya program KUR BNI ini juga bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil di sektor komoditas terutama pada klaster-klaster unggulan.

3. Jenis-Jenis Pinjaman KUR BNI

Secara umum, KUR merupakan kredit yang diberikan kepada pihak peminjam dengan fasilitas subsidi dari pemerintah. Dalam KUR BNI sendiri, terdapat dua jenis program KUR yang tersedia yakni KUR Super Mikro dan KUR Mikro.

Perbedaan kedua program KUR BNI ini terletak pada besaran maksimum kredit pinjaman yang dapat diberikan oleh pihak bank kepada pihak peminjam. 

Adapun, untuk KUR Super Mikro memiliki besaran kredit maksimal sebanyak Rp10 juta, sedangkan KUR Mikro memiliki nilai maksimal sebesar Rp10 juta sampai dengan Rp50 juta.

Melansir dari laman Bisnis.com, KUR yang ada di BNI juga memiliki beberapa jenis lain antara lain KUR Kecil, KUR Penempatan TKI (Tenaga Kerja Indonesia), KUR Khusus (KUR Tani), dan KUR Linkage.


Syarat yang Perlu Kamu Persiapkan

Sebelum mengajukan kredit, kamu perlu mempersiapkan beberapa persyaratan khusus tergantung jenis kredit yang ingin kamu ajukan. Informasi selengkapnya dapat kamu simak ulasannya berikut ini.

1. Persyaratan Umum

Berikut adalah syarat pengajuan umum yang harus pihak pemohon penuhi antara lain:

  • Pertama, Warga Negara Indonesia (WNI) atau TKI yang sudah purna dari tugas kerja di luar negeri
  • Usia minimal 21 tahun, atau belum menginjak usia 21 tahun tetapi sudah berstatus menikah
  • Pemohon telah menjalankan usaha bisnisnya minimal selama 6 bulan
  • Selanjutnya, pekerja yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan telah menjalani bisnis produktif dan layak
  • Tidak terdaftar dalam daftar hitam (blacklist) Bank Indonesia dan tidak tercatat sebagai debitur bermasalah
  • Minimal memiliki Surat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK)
  • Selanjutnya, pemohon tidak sedang menerima kredit produktif dari Perbankan lain maupun Kredit Program dari Pemerintah (kecuali KUR BNI

2. Syarat Administrasi KUR BNI Perorangan

Secara umum, syarat yang perlu pemohon penuhi untuk jenis pinjaman KUR BNI perorangan antara lain:

  • Fotokopi e-KTP, dan fotokopi Kartu Keluarga
  • Surat Nikah bagi yang sudah berstatus menikah
  • Fotokopi Surat Izin Usaha (SIUP, TDP, SITU, HO), atau Keterangan Usaha dari kelurahan atau kecamatan
  • Fotokopi dokumen jaminan (seperti bukti kepemilikan tanah, IMB dan PBB, BPKB) jika pemohon mengajukan permohonan kredit lebih dari Rp50 juta
  • NPWP untuk kredit KUR di atas Rp50 juta

3. Syarat Administrasi KUR BNI Badan Usaha

Selanjutnya, syarat yang perlu pemohon penuhi untuk jenis kredit badan usaha antara lain:

  • Fotokopi e-KTP, dan Kartu Keluarga
  • Fotokopi Surat Izin Usaha (SIUP, TDP, SITU, HO), atau Surat Keterangan Usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah atau dari kelurahan/ kecamatan setempat atau surat izin usaha lainnya.
  • NPWP bagi yang mengajukan permohonan kredit di atas Rp50 juta
  • Fotokopi dokumen jaminan (seperti bukti kepemilikan tanah, IMB dan PBB, BPKB) untuk kredit di atas Rp50 juta

Di samping itu, pihak BNI akan membebankan biaya administrasi KUR maksimal sebesar Rp150 ribu kepada nasabah yang mengajukan jenis kredit ini.

Selain itu, ada juga aturan lain yang menyatakan bahwa peminjam tidak boleh menunggak cicilan kredit atau akan dikenai denda yakni sebesar 5 persen per tahun dari total saldo yang tertunggak.


Cara Pengajuan KUR BNI

Setelah mengetahui persyaratan pengajuan pinjaman KUR BNI, kamu juga perlu mengetahui cara pengajuan KUR BNI jika memang ingin mengajukan kredit pinjaman sebagai tambahan modal.

Secara umum, terdapat dua cara yang bisa kamu lakukan untuk mengajukan KUR BNI yakni secara online maupun offline

Ringkasnya, cara pengajuan KUR BNI online dapat kamu lakukan dengan cara mengisi form di situs e-form BNI. Sedangkan untuk cara offline-nya, kamu perlu datang langsung ke kantor cabang BNI setempat.

Untuk mengetahui cara pengajuan KUR BNI secara lebih jelas, silakan simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Cara Pengajuan KUR BNI Online

Secara umum, hal-hal yang perlu kamu lakukan jika ingin mengajukan KUR BNI secara online antara lain:

  • Pertama, kunjungi situs eform.bni.co.id
  • Selanjutnya, kamu akan menemukan opsi yang bertuliskan “Apakah Sudah Menjadi Nasabah BNI”. Kemudian, pilih “Sudah” jika kamu telah terdaftar sebagai nasabah BNI dan memiliki nomor rekening BNI, atau pilih “Belum” jika kamu belum memiliki rekening BNI
  • Setelah itu, kamu akan diminta untuk menyetujui syarat dan ketentuan KUR sebelum melangkah ke step selanjutnya. Sebelum menyetujuinya, pastikan kamu baca dulu isi dari syarat dan ketentuan KUR BNI tersebut. Selanjutnya, silakan berikan centang pada tanda persetujuan yang berada di bagian paling bawah
  • Kemudian, pilih “Lanjutkan”
  • Langkah selanjutnya, isi data diri dan data usaha bisnis kamu pada kolom kosong yang tersedia dengan informasi yang sebenar-benarnya
  • Setelah itu, kamu dapat menunggu informasi lanjutan dari pihak BNI
  • Nantinya, pihak BNI akan datang menemui kamu untuk melakukan survey lokasi serta wawancara usaha.
  • Setelah itu, kamu perlu menunggu lagi selama 3 sampai 7 hari kerja untuk memproses persetujuan KUR BNI yang telah diajukan
  • Terakhir, jika pengajuan KUR kamu telah mendapat persetujuan, pihak BNI akan menghubungi kamu kembali untuk melakukan tanda tangan perjanjian kredit.
  • Cek kembali informasi rekening BNI kamu agar proses pencairan pinjaman KUR BNI dapat berjalan dengan lancar

2. Cara Pengajuan KUR BNI Secara Offline

Hal-hal yang perlu kamu lakukan jika ingin mengajukan KUR BNI secara offline antara lain:

  • Datangi langsung kantor cabang BNI setempat dengan membawa syarat-syarat administrasi pengajuan KUR BNI
  • Kemudian, ambil nomor antrean di bagian customer service dan tunggulah sampai giliran antrean kamu dipanggil
  • Selanjutnya, petugas BNI akan meminta kamu untuk mengisi formulir pengajuan KUR BNI. 
  • Apabila kamu hendak mengajukan pinjaman KUR BNI dengan agunan, bawalah dokumen jaminan kamu pada hari itu juga karena petugas BNI akan memintanya pada hari yang sama dengan pengajuan KUR yang kamu lakukan
  • Setelah proses pengajuannya selesai, pihak BNI akan melakukan survey langsung ke lokasi usaha kamu dan memberikan beberapa pertanyaan wawancara seputar bisnis yang sedang kamu jalankan
  • Setelah itu, kamu hanya perlu menunggu hasil persetujuan pengajuan kredit selama 3 sampai 7 hari kerja
  • Terakhir, apabila proses pengajuan KUR BNI kamu berhasil disetujui, pihak BNI akan menghubungi kamu untuk melakukan tanda tangan perjanjian kredit di atas materai
  • Cek kembali informasi rekening BNI kamu agar proses pencairan dapat terselesaikan dengan lancar. 

Bagi yang belum memiliki tabungan BNI, kamu perlu membuka rekening BNI terlebih dahulu kepada petugas BNI sebelum tiba masa pencairan pinjaman kredit.


Tabel Angsuran KUR BNI

Sebelum mengajukan pinjaman KUR BNI, kamu perlu mengetahui informasi seputar besaran pinjaman kreditnya beserta tabel angsurannya sebagai berikut.

Plafon Pinjaman Tenor Pinjaman
12 bulan 24 bulan 36 bulan 48 bulan 60 bulan
25 juta 2.151.661 1.108.015 760.548 Tidak ada
50 juta 4.303.321 2.216.031 1.521.097
100 juta 8.606.643 4.432.061 3.042.194 2.348.503 1.933.280
110 juta 9.467.307 4.875.267 3.346.413 2.583.353 2.126.608
120 juta 10.327.972 5.318.430 3.650.632 2.818.000 2.319.936
130 juta 11.188.636 5.761.679 3.954.852 3.053.054 2.513.264
140 juta 12.049.300 6.204.885 4.259.071 3.287.904 2.706.592
150 juta 12.909.964 6.648.092 4.563.291 3.522.754 2.899.920
160 juta 13.770.629 7.091.298 4.867.510 3.757.605 3.093.248
170 juta 14.631.293 7.534.504 5.171.729 3.992.455 3.286.576
180 juta 15.491.957 7.977.710 5.475.949 4.227.305 3.479.904
190 juta 16.352.622 8.420.916 5.780.168 4.462.156 3.673.232
200 juta 17.213.286 8.864.122 6.084.387 4.697.006 3.866.560
210 juta 18.073.950 9.307.328 6.388.607 4.931.856 4.059.888
220 juta 18.934.615 9.750.534 6.692.826 5.166.706 4.253.216
230 juta 19.795.279 10.193.740 6.997.046 5.401.557 4.446.544
240 juta 20.655.943 10.636.946 7.301.265 5.636.407 4.639.872
250 juta 21.516.607 11.080.153 7.605.484 5.871.257 4.833.200
260 juta 22.377.272 11.523.359 7.909.704 6.106.108 5.026.528
270 juta 23.237.936 11.966.565 8.213.923 6.340.958 5.219.856
280 juta 24.098.600 12.409.771 8.518.142 6.575.808 5.413.184
290 juta 24.959.265 12.852.977 8.822.362 6.810.658 5.606.512
300 juta 25.819.929 13.296.183 9.126.581 7.045.509 5.799.840
325 juta 27.971.590 14.404.198 9.887.130 7.632.634 6.283.160
350 juta 30.123.250 15.512.214 10.674.678 8.219.760 6.766.481
400 juta 34.426.572 17.728.244 12.168.775 9.394.012 7.733.121
450 juta 38.729.893 19.944.275 13.689.872 10.568.263 8.699.761
500 juta 43.033.215 22.160.305 15.210.969 11.742.515 9.666.401

 


Penutup

Akhirnya, demikianlah informasi seputar pinjaman KUR BNI beserta syarat dan cara pengajuannya. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai pinjaman KUR BNI, kamu bisa menghubungi BNI Call 1500046 atau kunjungi laman bni.co.id.


Belum memutuskan mau usaha apa? Kamu bisa temukan inspirasi dan tips bisnis lainnya melalui situs #LokalSupportLokal, wadah berbagi dukungan untuk para pebisnis pemula.

Baca juga:

Mimpinya kembangkan bisnis di pasar global
Kenyataannya masih kurang modal


Eits .. Jangan sedih!
KoinBisnis bisa kasih kamu pinjaman modal sampai dengan Rp. 2 Miliar

Simulasikan pinjamanmu sekarang!
Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
Simply Fresh Laundry

Simple, Ini Cara Raih Untung dengan Bisnis Waralaba Simply Fresh Laundry!

Bagi kamu yang pernah tinggal di kawasan pemukiman dan daerah kampus di Yogyakarta, pasti sudah tidak asing dengan brand Simply Fresh Laundry. Berawal dari usaha...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...

Artikel Terkait