6 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Sukses

6 Mindset Menjadi Pengusaha Sukses – Menjadi pengusaha memang terdengar menyenangkan—kamu bisa menjadi bos untuk diri sendiri, menciptakan lapangan pekerjaan dan menghasilkan keuntungan.

Namun, bukan berarti tidak ada tantangannya.

Tidak sedikit, tuh, pengusaha yang jatuh bangun saat menjalankan bisnis mereka.

Memulai suatu usaha mungkin tidaklah sulit, namun mempertahankannya hingga bisnis berkembang diperlukan usaha ekstra.

Salah satunya, melalui mindset pengusaha atau pola pikir untuk mengendalikan bisnis.

Berikut 6 pola pikir yang harus kamu terapkan agar usaha berjalan lancar.


1. Mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran

Saat memutuskan terjun menjadi pengusaha sukses, kamu harus fokus untuk menjalankannya.

Artinya, kamu harus dedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk usaha tersebut.

Semangat tinggi juga merupakan mindset pengusaha diperlukan agar kamu tidak mudah menyerah ketika menemui sejumlah kendala.

Tanpa adanya fokus, semangat, dan gairah, akan sulit bagi kamu mencapai tujuan dan target yang ditetapkan.

Baca juga: Mengenal Social Entrepreneurship Dan 5 Cara Sukses Untuk Menjalankannya

2. Berani mencoba

Ketika hendak menjalankan suatu bisnis, seringkali ada keraguan apakah kamu akan bisa meraih kesuksesan.

Mindset pengusaha yang harus ditanamkan adalah kamu harus berani mencoba.

Tanpa mencobanya, bagaimana kamu tahu hasil seperti apa yang akan didapat?

Ali Muharam, pendiri camilan Makaroni Ngehe memulai usahanya dengan modal nekat.

Saat itu, ia meminjam Rp20 juta dari teman dekatnya sebagai modal tanpa memiliki kepastian apakah usahanya akan berkembang.

Ternyata setelah delapan bulan, ia dapat melunasi utang tersebut dan kini usahanya sudah memiliki cabang di beberapa kota.

Jadi, keberanian untuk mencoba sangat diperlukan.

Merasa belum cukup modal sehingga ragu untuk memulai?

Tenang, KoinBisnis dari KoinWorks memberikan pinjaman modal usaha kepada pebisnis mulai dari Rp5 juta hingga Rp2 miliar, lho.

Bunga per bulannya juga rendah, yaitu mulai dari 0,75%!

Segera akses melalui aplikasi smartphone di sini!

Baca juga: Mau Memulai Bisnis? Ini Cara Mendapatkan Modal Usaha


3. Terus mengembangkan diri

Untuk menjadi pengusaha sukses tentulah kamu perlu belajar dan memperoleh ilmu dari orang yang sudah berpengalaman.

Akan lebih baik lagi jika kamu punya mentor.

Namun jika tidak, kamu dapat melakukan riset di dunia maya atau membaca buku kisah sukses para pengusaha.

Hamzah Izzulhaq yang menjalankan usaha franchise bimbel Bintang Solusi Mandiri mengaku mendapat motivasi dari buku-buku pengusaha sukses yang ia baca.

Pengagum Bob Sadino dan Walt Disney ini jadi menyadari kalau orang-orang sukses juga pernah jatuh ketika menjalankan usaha mereka.

Baca juga: Rekomendasi Film Tentang Bisnis Untuk Belajar Dan Menginspirasi

Seiring berjalannya waktu, Hamzah pun belajar terjun ke bisnis properti dan mengembangkan usaha kerajinan sofa bed Picanto.

Kisah Hamzah menunjukkan kalau pengusaha bisa mengeksplorasi beragam jenis usaha dan bahkan menjalankan bersamaan asal didukung oleh kerja keras dan kemauan untuk terus belajar.

Baca juga: 5 Ide Bisnis Untuk Disabilitas


4. Belajar dari kegagalan

Jangan takut mengalami kegagalan—ini merupakan proses belajar agar kamu dapat meraih kesuksesan.

Sebelum menjalankan usaha bimbel dan sofa bed, Hamzah juga pernah mengalami kegagalan dalam berbisnis.

Usaha jual pulsanya gulung tikar setelah tiga bulan karena pulsa lebih sering dihabiskan olehnya dan rekannya.

Hal yang sama juga dialami Ali—yang telah menjalankan beragam jenis pekerjaan dan usaha sebelum sukses dengan Makaroni Ngehe.

Ia pernah membuka usaha warung makan di salah satu kantin kantor bank swasta di Jakarta yang dimodali temannya.

Bisnis ini kandas karena ia tidak sanggup menjalankannya sendiri, mulai dari belanja, masak, hingga melayani pesanan.

Namun, dari kegagalan inilah ia memperoleh pengalaman di bidang kuliner sehingga memberanikan diri membuka usaha makaroni.

Baca juga: 3 Wirausahawan Sukses Indonesia Sebagai Inspirasi Dalam Berbisnis


5. Bentuk tim solid

Untuk meraih hasil maksimal, seorang pengusaha tidak dapat bekerja sendiri.

Diperlukan tim yang solid dengan peran masing-masing seperti pembuat konsep dan konten, pemasaran, hingga promosi.

Tidak masalah jika kamu memulainya dengan tim kecil—yang penting kamu memiliki orang lain untuk berdiskusi dan berbagi.

Saat baru mendirikan Nusantara Technology melalui situs Yukepo dan Keepo, Steven Wongsoredjo hanya memiliki empat orang karyawan.

Mereka pun bekerja di kedai kopi sebelum akhirnya Nusantara Technology memiliki kantor di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Seiring berjalannya waktu saat usaha berkembang, kamu pun bisa menambah jumlah karyawan.

Baca juga: Bikin Semangat! Ini 5 Rekomendasi Akun Youtube Untuk Inspirasi Bisnis


6. Jeli menangkap peluang

Sebagai pengusaha, kamu dituntut untuk mencari tahu mengenai hal yang dibutuhkan masyarakat.

Setelah sukses dengan Yukepo dan Keepo, Stevan mengembangkan aplikasi Super yang diperuntukkan agen dan toko kelontong.

Tujuannya mempermudah distribusi barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan bebas ongkos kirim.

Aplikasi ini lebih difokuskan untuk pedesaan dan Super pun membangun hub kecil yang dekat dengan rumah agen sebelum mendistribusikannya kepada mereka.

Super menjadi contoh bagaimana suatu aplikasi diciptakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lakukan riset sebelum menjalankan suatu usaha.

Nantinya, kamu pun dapat mengembangkan usaha kamu dengan mempromosikannya secara online.

Baca Juga: 6 Strategi Bisnis Untuk Menarik Minat Generasi Z

Jika kamu menjual produk atau servis, misalnya, kamu dapat memanfaatkan media sosial untuk branding maupun pemesanan.

Selain itu, kamu juga dapat bergabung dengan #LokalSupportLokal, platform website dari Koinworks yang membantu pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka.

Usahamu juga akan dipromosikan di semua aset media sosial Koinworks—gratis, lho!

Segera kunjungi https://lokalsupportlokal.id/ agar usaha kamu dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan meraih keuntungan.