Berbelanja di pasar atau supermarket modern bagi sebagian orang adalah hal yang menyenangkan. Pernahkah kamu berbelanja di pasar modern atau supermarket dan menemui pramuniaga memegang sebuah mesin kecil yang mirip telepon genggam jadul? Benda atau mesin yang kamu lihat berada pada tangan si pramuniaga itu yang orang sebut sebagai mesin EDC.
Pastinya ada sebagian dari kamu sudah tahu fungsinya untuk apa. Akan tetapi agar lebih jelasnya artikel ini akan membahasnya dengan tuntas. Untuk kamu pemilik bisnis khususnya yang menerapkan sistem modern mengenal mesin EDC adalah sesuatu yang penting.
Jangan sampai ketinggalan pembahasan yang satu ini. Karena alat yang satu ini akan sangat bersinggungan dengan bisnis yang kamu jalankan.
Apa itu Mesin EDC?
Apa sih sebenarnya mesin yang satu ini? Buat kamu yang belum tahu, EDC adalah kependekan dari Electronic Data Capture. Mesin ini adalah alat yang berguna untuk membantu menerima pembayaran yang berasal dari pelanggan dengan metode pembayaran yaitu kartu kredit atau debit. Biasanya pembayaran ini akan terhubung dengan berbagai rekening bank apapun.
Bentuknya memang mirip dengan telepon genggam jadul, akan tetapi EDC ini khusus berguna untuk melakukan pemrosesan pembayaran atau transaksi saja. Mesin EDC tidak bisa berguna untuk menyambungkan ke telepon orang lain yang ingin kamu aja berkomunikasi. Selain untuk transaksi pembayaran, mesin yang satu ini punya fitur untuk mencetak struk yang berisi bukti transaksi seperti jumlah barang yang terbeli dan juga nominal yang pembeli bayarkan.
Selain tombol dan layar kecil, ada komponen unik di dalam mesin ini bernama raphical User Interface atau GUI. Komponen ini memiliki beberapa fungsi. Antara lain yaitu menginput berbagai data, melakukan validasi terhadap data yang telah pramuniaga masukan, lalu membuat sebuah laporan setelah menganalisis data yang terkumpul.
Fungsi dari Mesin EDC
Secara keseluruhan, mesin ini memiliki banyak fungsi yang bisa kamu terima ketika menggunakannya. Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, fungsi pertamanya tentu saja sebagai alat gesek tunai kartu debit atau ATM. Bagi penjual atau pemilik toko, alat ini bisa mengurangi resiko mendapatkan uang palsu dari pelanggan yang nakal, serta tentu saja memperlancar dan mempercepat transaksi pembayaran karena tinggal gesek sekali langsung selesai urusan.
Pramuniaga yang memegang kendali atas mesin EDC juga jadi lebih mudah tugasnya. Tidak perlu lagi mencari-cari uang kembalian, bilamana memang uang yang pembeli berikan nominalnya melebihi yang harus terbayarkan. Untuk para pembeli yang ingin membeli banyak barang akan tetapi tidak mau ribet dan riweuh membawa uang sampai bergepok-gepok, mesin EDC ini juga menjadi salah satu solusi terbaiknya. Alat ini sangat ramah waktu karena tinggal gesek dan struk belanja otomatis keluar.
Untuk usaha modern yang telah berkembang dan maju, biasanya akan menyediakan alat ini di meja kasir. Dengan menggunakannya, potensi salah hitung dari kasir akan sangat berkurang. Namun, data yang diinput oleh operator mesin yaitu biasanya kasir harus benar. Kalau salah, nantinya akan terjadi beda hasilnya dengan jumlah yang perlu pembeli bayarkan sesungguhnya. Karena itu, kasir yang memegang mesin ini harus teliti saat mencoba memasukan data-data barang belanjaan yang pembeli ingin bayar di toko tersebut.
Ingat, memasangkan kasir dengan mesin EDC ini hanyalah opsi. Kamu sebagai pemilik usaha tidak wajib memasangkan keduanya. Namun, paling penting keberadaan alat ini akan memudahkan jika digunakan secara benar saat transaksi pembayaran bersama pembeli di toko atau tempat usahamu. Kamu bisa membuat SOP bagi karyawan yang memegang kendali atas mesin ini atau kasir untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan tersebut.
Manfaat Lainnya
Penjelasan di atas adalah fungsi secara umum mesin EDC. Berikut ini kamu perlu tahu bahwa benda yang satu ini memang memiliki beragam manfaat, terutama untuk usaha yang tengah kamu jalankan.
Usaha Akan Tampak Lebih Maju dari Pesaing
Ketika melihat kamu mempunyai alat ini sebagai metode pembayarannya penilaian konsumen akan menjadi lebih baik. Pada dasarnya pelanggan akan menilai usaha lebih maju jika dikerjakan dengan sistem yang lebih modern. Mereka akan lebih percaya kepada usahamu, serta memilih ke tempatmu karena jelas bagi mereka lebih mudah berbelanja di tempat itu.
Mengapa bisa demikian? Tentu saja, misalnya seorang pelanggan ingin membeli banyak produk dan total pembayarannya senilai jutaan rupiah, maka mereka akan cenderung memilih penjual yang ringkas metode pembayarannya. Maka dari itu, mereka akan lebih memilih toko dengan fasilitas mesin EDC.
Mempercepat Transaksi
Sudah disinggung sebelumnya sedikit bahwa manfaat alat mesin EDC adalah mengefektifkan waktu yang terbuang saat proses pembayaran belanjaan. Saat kamu belanja di tempat yang menyediakan metode pembayaran gesek tunai, maka transaksi akan menjadi lebih instan.
Sebagai kasir kamu juga tidak perlu lagi memegang uang cash. Sehingga tidak ada lagi waktu terbuang untuk menghitung uang yang pelanggan berikan atau menghitung uang kelebihan. Hemat waktu kan?
Membantu Mengangkat Angka Penjualan
Menyediakan layanan pembayaran gesek tunai dengan mesin ini bisa mempermudah konsumen karena tidak perlu lagi membawa uang cash di dompetnya lagi. Cukup mempunyai kartu debit dari Bank tertentu pembeli bisa melakukan transaksi.
Ternyata jika pembayaran sudah memakai metode seperti ini, resiko untuk adanya uang hilang dan atau terkena tindak kejahatan penjambretan pun berkurang. Konsumen akan menjadi lebih nyaman karena uangnya berada di kartu debit tersebut. Setelahnya pembeli akan menjadi lebih bersemangat bilamana ingin membeli banyak barang karena tinggal gesek semua pembayaran lancar cepat.
Tidak Perlu Sedia Receh Kembalian dan Uang Cash
Saat pembayaran masih menggunakan metode konvensional dengan uang cash, penjual harus menyediakan uang kembalian bilamana ada pembeli yang membayar menggunakan uang yang lebih besar nominalnya dari total pembayaran. Ini sangat merepotkan tentunya. Ada beberapa gerai toko modern yang masih menerapkan hal ini.
Jelas ini membuat pelanggan jadi kerepotan. Mereka harus bolak-balik pergi ke Bank untuk mencairkan uangnya. Di zaman ini, cara seperti ini benar-benar dianggap sangat tidak efisien oleh banyak orang.
Pembukuan Toko Lebih Mudah
Salah satu fitur dari mesin EDC adalah menyimpan input data transaksi pembayaran yang pernah terjadi. Data ini bisa kamu cek ulang setiap harinya. Saat sewaktu-waktu ingin melakukan pengecekan, program dalam EDC akan menampilkan laporan secara otomatis yang berkaitan dengan hari, tanggal dan total transaksi yang perlu terjadi sesuai kebutuhan pengecekan.
Mudahnya Mengontrol Transaksi Keuangan
EDC nantinya akan secara otomatis mengirim data ke rekening pemilik bisnis. Dengan begitu, akan menjadi lebih mudah memantau transaksi keuangan. Kamu bisa melihat langsung bagaimana transaksi tersebut dan menilai sesuai atau tidaknya lewat laporan tersebut.
Mengurangi Resiko Kecurangan Dari Karyawan
Meskipun karyawan memang harus kamu percayai akan bertindak jujur, tetapi sebagai seorang pebisnis kamu tetap harus menyiapkan langkah antisipasi bilamana terjadi tindak kecurangan yang akan karyawan lakukan. Mesin EDC adalah solusi dari kontrol dan pengawasan untuk karyawan yang memegang keuangan. Ini karena setiap transaksi bisa otomatis tercatat dalam sistem yang ada di dalamnya.
Macam-macam Jenis Mesin EDC
Walaupun nampak sama saja bentuknya, mesin ini ternyata memiliki jenis-jenis yang berbeda. Apa saja jenisnya? Yuk lanjut simak.
Tipe GPRS Mobile
Untuk jenis yang pertama dari alat EDC ada yang namanya GPRS Mobile. Hal yang menarik dari mesin ini adalah karena mengandalkan jaringan seluler. Kelebihannya tentu saja adalah kamu tidak perlu selalu menghubungkannya dengan listrik. Di dalamnya sudah ada baterai tersendiri.
EDC GPRS Mobile ini sangat praktis karena bentuknya yang mudah untuk kamu bawa kemana-mana. Dengan mesin jenis ini, kamu bisa sering-sering mengikuti pasar tumpah yang lokasinya berpindah-pindah atau menggunakannya untuk usaha yang berbasis di mobil.
Jenis EDC GPRS
Hampir serupa dengan GPRS Mobile, ada jenis kedua yaitu versi GPRS. Sama-sama GRPS, yang satu ini tetap mengandalkan jaringan seluler untuk berfungsi. Namun, berbeda dengan yang mobile EDC ini harus tersambung dengan listrik. Karena itu EDC yang satu ini agak susah untuk kamu bawa kemana-mana.
Versi Fixed Line
Terakhir ada mesin EDC yang berversi Fixed Line. Jenis yang ini sangat mengandalkan kabel telepon fixed yang asalnya dari operator penyedia misalnya Telkom. Dengan adanya kabel tersebut, data yang masuk akan langsung terkirim ke pihak bank. Kamu harus tahu bahwa EDC Fixed Line menjadi jenis yang paling umum para pebisnis gunakan untuk usahanya.
Bagaimana sih Caranya Mendapatkan Mesin EDC?
Sudah yakin ingin menambah pelayanan pembayaran yang ramah waktu menggunakan mesin EDC? Kamu pastinya penasaran cara untuk mendapatkan mesin yang satu ini. Kamu tidak bisa sembarangan untuk mendapatkan barang ini.
Untuk keperluan bisnis, kamu bisa mendapatkan barang ini dengan mengajukan permintaan mesin ke pihak bank terkait. Ada beberapa berkas yang harus kamu persiapan saat ingin melakukan pengajuan EDC. Berikut ini beberapa persyaratan pengajuan mesin EDC.
- Menunjukkan kartu identitas. Bisa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Ijin Mengemudi (SIM), atau juga Paspor.
- Menyerahkan berkas NPWP milik pribadi atau khusus badan usaha.
- Berkas SIUP/TDP atau juga bisa surat keterangan yang menerangkan domisili usaha.
- Akta Pendirian Usaha.
- Melampirkan sertifikat kepemilikan tanah atau keterangan dari sewa tempat usaha.
- Diharuskan untuk membuka rekening tabungan yang biasa atau giro jika belum memiliki.
- Mengisi formulir untuk permohonan mesin EDC
Setelah semua persyaratan terkumpul dan diajukan, nantinya usaha kamu akan pihak bang tinjau. Usahamu akan mereka lihat memiliki kelayakan atau tidak.
Serba-serbi yang Perlu Kamu Ketahui Mengenai Mesin ini
Sekarang kamu pastinya sudah lebih paham mengenai mesin EDC . Namun ada hal-hal lain yang perlu kamu perhatikan mengenai mesin ini.
Ada Biaya Untuk Gesek Kartu di Mesin EDC
Jika nantinya ada pembeli yang ingin melakukan transaksi pembayaran dengan metode gesek tunai menggunakan kartu debit, maka pembeli itu akan terkena biaya tambahan untuk layanan. Namun, hal ini hanya pada kartu bank yang berbeda. Jika masih sama dengan bank penyedia mesin EDC yang kamu miliki, maka pembeli terbebas dari biaya tambahan ini. Terkadang beberapa tempat usaha menerapkan minimal transaksi untuk bisa menggunakan layanan pembayaran gesek tunai ini.
Transaksi Bisa Gagal
Kadang kala transaksi menggunakan mesin ini bisa gagal. Ada beberapa faktor yang melatarbelakanginya. Biasanya masalah jaringan seluler. Akan ada pemberitahuan mengenai status gagal pada mesin ini. Jika gagal akan muncul peringatan “please try again”. Cara mengatasi gagal karena masalah jaringan cukup melakukan restart mesin.
Peraturan Biaya Transaksi
Untuk biaya transaksi pada bank yang sama tidak akan ada tambahan apapun. Semua akan menjadi beban dari pihak penjual atau bank penyedia mesin. Kalau nanti kasir meminta biaya tambahan, maka bisa ada indikasi kejahatan atau tindak nakal karyawan tersebut. Maka dari itu, penting sekali mengetahui hal-hal seperti ini.
Mudahkan Transaksi Pembayaran dengan Mesin EDC yang Satu ini!
Seperti itulah penjelasan lengkap tentang apa itu mesin EDC yang sangat perlu kamu ketahui. Jika ingin bisnis berkembang, maka sangat baik kiranya untukmu mempertimbangkan menyediakannya di kasir. Hal ini akan memberikan pilihan pembayaran yang mudah kepada pembeli atau konsumen usahamu.
Dengan mesin EDC ini pastinya usaha milikmu akan menjadi lebih baik. Maka dari itu jangan ragu-ragu menggunakannya sekarang.
Temukan berbagai informasi dan tips bisnis lainnya hanya di LokalSupportLokal.
Baca juga:
- Cara Daftar UMKM Online Secara Gratis dan Mudah
- Contoh Laporan Keuangan Beserta Pengertian dan Fungsinya
- Harga Pokok Penjualan : Pengertian, Komponen, dan Cara Menghitungnya
Untuk bisa mengajukan pinjaman di KoinBisnis, usia usaha Anda harus minimal 2 tahun atau 6 bulan jika Anda memiliki toko online. Kami mohon maaf sebelumnya.
Setelah melakukan penilaian, kami mohon maaf untuk saat ini belum bisa menerima pengajuan pinjaman Anda. Hal ini dikarenakan, kami menemukan pengeluaran Anda ditambah dengan cicilan, lebih besar dibandingkan pendapatan.