Cara Mudah Menghitung Biaya Produksi

Cara Mudah Menghitung Biaya Produksi – Ketika mendengar biaya produksi, mungkin banyak yang masih belum familiar.

Terlebih yang baru memulai bisnis, background ilmu ekonomi pun tidak ada.

Tapi, tetap harus mempelajari agar bisa menentukan kala untung dan rugi.

Rupanya, biaya produksi adalah elemen penting untuk dihitung agar bisa mengontrol keuangan saat menjakankan sebuah usaha.

Biaya produksi ini meliputi pengeluaran yang dibutuhkan pada saat memproduksi bahan baku menjadi produk yang siap untuk dijual.

Lalu, bagaimana cara menghitungnya? Apakah ada cara yang mudah untuk dipahami?

Di bawah ini kami akan mengulasnya bagaimana cara untuk menghitung biaya produksi, terutama untuk pemula dalam usaha.


Tentukan Harga Bahan Baku Produksi

Pertama-tama yang perlu kamu tentukan untuk menghitung biaya produksi adalah dengan menentukan harga bahan baku produksi.

Tujuannya adalah untuk mengetahui berapa jumlah yang tepat untuk dikeluarkan nantinya.

Caranya adalah = Saldo awal Bahan Baku + Pembelian Bahan Baku – Saldo Akhir Bahan Baku.

Dengan mengetahui harga bahan baku, kamu juga akan bisa mengatur pengeluaran dalam bisnis secara lebih detail.

Baca Juga: Begini Cara Menghitung Laba Bersih Perusahaan


Tenaga Kerja Langsung

Jika kamu mempekerjakan tenaga tambahan dalam usahamu, penting juga untuk mempertimbangkannya untuk membantu menghitung biaya produksi.

Biaya ini biasanya diberikan untuk tenaga kerja yang langsung terlibat pada saat proses produksi.

Baca Juga: 5 Inspirasi Usaha Langka dan Menguntungkan


Biaya Overhead Pabrik

Selain menentukan harga bahan baku dan tenaga kerja langsung, kamu juga perlu menentukan biaya overhead pabrik.

Biaya ini nantinya meliputi pengeluaran-pengeluaran yang tidak terlihat atau tidak dapat ditelusuri secara langsung pada saat produksi.

Misalnya, bahan baku tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung, biaya operasional, biaya reparasi, dan sebagainya.

Jika sudah menentukan ketiga hal di atas, langkah selanjutnya kamu baru bisa menentukan biaya produksi.

Baca juga: 6 Langkah Mengurangi Biaya Produksi dalam Bisnis

Sebagai contoh, kamu memiliki perusahan F&B yang memproduksi makanan jadi sebanyak 1000 porsi per harinya.

Kamu juga memasarkannya di e-commerce dan media sosial untuk membangun brand awareness lebih.

Sekarang yang perlu kamu lakukan adalah mencatat keuangan untuk melanjutkannya ke tahap penghitungan.

Dalam proses produksinya dibutuhkan:

  • Bahan baku yang digunakan Rp 10.000.000
  • Gaji tenaga kerja langsung Rp 7.000.000
  • Persediaan bahan baku Rp 20.000.000
  • Biaya overhead Rp 5.000.000
  • Saldo akhir bahan baku Rp 1.000.000

Perlu dipahami, untuk menghitung biaya produksi kamu perlu melalui beberapa tahap terlebih dahulu.

1. Bahan Baku Digunakan

Saldo awal bahan baku + pembelian bahan baku – saldo akhir bahan baku

10.000.000 + 20.000.000 – 1.000.000 = 29.000.000

2. Total Biaya Produksi

Bahan baku digunakan + tenaga kerja langsung + overhead produksi

29.000.000 + 7.000.000 + 5.000.000 = 41.000.000

3. Harga Pokok Produksi

Total biaya produksi + saldo awal produksi – saldo akhir produksi

41.000.000 + 10.000.000 – 1.000.000 = 49.000.000

4. HPP

HPP + saldo awal produksi  – saldo akhir produksi

49.000.000 + 10.000.000 – 1.000.000 = 58.000.000

Jadi, harga pokok produksi untuk bulan ini adalah Rp 58.000.000,-

Bagaimana, mudah bukan untuk menghitung biaya produksi?

Walaupun terlihat agak rumit, tapi tahap-tahap di atas sangat perlu dilakukan.

Apalagi kalau ingin membangun bisnismu, dibutuhkan ketelitian agar keuangan tetap tertata.

Agar lebih mudah lagi, download juga aplikasi Koinworks yang bisa memungkinkan kamu untuk mendapatkan modal usaha hingga Rp2 miliar, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% per tahun, melalui produknya KoinBisnis.

Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan https://lokalsupportlokal.id/koinworks/ untuk mempromosikan bisnismu di microsite dan social media Koinworks.

Yang paling penting, memasarkannya bersama #LokalSupportLokal tidak dipungut biaya sama sekali!

Jadi, kamu bisa tetap berhemat dan mengembangkan binis dalam waktu yang sama. Selamat mencoba!

Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...
usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
foundation untuk kulit kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering - Bicara soal foundation untuk kulit kering, brand lokal sudah bisa menjadi rekomendasi. Terlebih gaya dewy look yang...

Artikel Terkait