Cara Memutar Uang Modal Usaha Agar Bisnis Bertahan

Cara Memutar Uang Modal Usaha Agar Bisnis Bertahan – Setelah memahami bagaimana cara mencari pinjaman usaha terbaik, kini saatnya kamu memikirkan strategi untuk mengatur dana tersebut.

Jangan sampai dana yang sudah dihimpun menguap begitu saja sebelum bisnismu menghasilkan profit.

Bahkan sebisa mungkin modal awal tersebut bisa kamu investasikan untuk mendapatkan keuntungan berkelanjutan di kemudian hari.

Berikut beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk memutar uang modal usaha

Memisahkan Uang Pribadi dan Bisnis

Salah satu cara mengatur modal usaha agar tidak bangkrut adalah disiplin memisahkan uang bisnis dan uang pribadi.

Meski kamu adalah pemilik usaha, selalu tanamkan bahwa uang bisnis tidak bisa kamu pakai seenaknya.

Hal ini penting agar kamu tidak mudah konsumtif dan tergiur berbelanja saat melihat profit.

Selain itu, dana yang tercampur di satu rekening akan menimbulkan kerancuan transaksi dan mengacaukan laporan keuangan bisnis.

Ujung-ujungnya kalian akan susah menakar seberapa berhasil bisnis kalian.

Lain kali saat melihat profit, meski itu baru Rp 100 ribu, jangan keburu konsumtif.

Banyak kok hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat Rp 100 ribu jadi produktif!

Cara memutar uang modal usaha adalah dengan memiliki mindset berinvestasi alih-alih konsumsi.

Baca Juga: Rekomendasi Buku Bisnis Untuk Memulai Usaha


Memiliki Buku Kas yang Rinci

Setelah memisahkan rekening pribadi dan bisnis, kini kamu bisa dengan mudah mencatat cash flow.

Jika kamu bekerja sendiri dan merangkap berbagai tugas, memang sih tugas administrasi bisa jadi hal yang menjemukan.

Bahkan tak jarang pemilik usaha menunda untuk mengumpulkan bon, mencatat mutasi rekening, struk belanja, bukti cicilan, dan segala pengeluaran dan pemasukan secara detail.

Baru di akhir bulan kelimpungan mencatat dan kewalahan saat ada struk yang hilang.

Jangan mengandalkan ingatan atau ucapan pihak lain jika berkaitan dengan uang. Sebisa mungkin kamu memiliki data yang bisa dipertanggungjawabkan.

Memiliki buku kas yang rinci juga sangat membantu dalam merencanakan strategi bisnis dan menghitung rasio modal.

Untuk menghitung rasio modal, bagilah aset lancar seperti uang tunai, persediaan dan piutang berdasarkan kewajiban lancar.

Hal ini termasuk hutang seperti pembayaran vendor, pajak, dan operasional bisnis jangka panjang.

Buku kas akan sangat memudahkan proses pembagian kewajiban di atas.

Jika defisit, kamu bisa memperketat pengeluaran. Jika surplus, kamu bisa segera cari cara memutar uang modal usaha.

Baca Juga: Mengintip Strategi Marketing Dessert Box Bittersweet by Najla


Menyisihkan Gaji Bulanan untuk Diri Sendiri

Meski memisahkan uang pribadi dan bisnis, bukan berarti kamu tidak boleh mencicipi keuntungan.

Kerja kerasmu juga harus dihargai.

Sisihkan gaji bulanan yang jumlahnya masuk akal dan tidak mengganggu arus kas.

Pebisnis yang baik pasti tahu value dirinya.

Menggaji diri sendiri juga dapat menghindarkan kamu dari pemakaian uang bisnis saat ada keperluan mendesak.

Baca Juga: Ini Membuka Bisnis Petshop Untuk Pemula


Memiliki Hasrat untuk Terus Berkembang

Salah satu kutipan yang mampu menggerakkan semangat pengusaha adalah ucapan Napoleon Hill dari buku Think and Grow Rich berikut;

“The starting point of all achievement is DESIRE. Keep this constantly in mind. Weak desire brings weak results, just as a small fire makes a small amount of heat.”

Napoleon Hill

Desire. Hasrat. Apapun cara memutar uang modal usaha yang kamu terapkan, harus dibarengi dengan hasrat meluap untuk meraih tujuan.

Tetapkan target dengan sejelas-jelasnya. Kamu mau balik modal dalam berapa bulan? Kamu mau memutar uang hingga mencapai berapa rupiah?

Memiliki tujuan material yang jelas akan menghindarkan kamu dari kelalaian.

Harapannya, kamu tidak akan sembrono memakai uang bisnis sebelum mencapai target.

Percaya deh, usaha tidak akan mengkhianati hasil. Pertahankan optimisme agar saat dihadapkan dengan masalah, kamu akan kreatif mencari jalan keluar.


Menghindari Transaksi Utang Piutang

Jika kamu memulai usaha dengan berhutang, upayakan kamu meminjam dari sumber terpercaya dengan nilai bunga flat yang tidak terlalu mencekik.

Hindari berhutang pada rentenir, toh kini sudah banyak pinjaman online terpercaya yang menawarkan kemudahan pencairan dana secara cepat dan praktis tanpa harus tatap muka.

Begitu pun dengan piutang, sebisa mungkin hindari vendor atau perorangan yang sering kasbon atau bayar saat nanti mereka sudah ada dana.

Bagaimana cara memutar uang modal usaha jika profitmu selalu tertahan akibat piutang?

Jangan mudah tergiur akan keuntungan melimpah tapi realisasinya masih lama, apalagi jika usahamu baru dirintis.

Cari untung yang pasti-pasti saja. Selalu utamakan pembayaran cash dan tanpa cicilan dari pembeli.

Kalau pun harus memberi tenggat waktu pembayaran pada vendor, kamu bisa ajukan maksimal 15 hari alih-alih sebulan.

Mempercepat arus uang akan menghindarkan usaha dari kebangkrutan.


Hindari Menumpuk Stok Barang

Saat melihat produk viral di sosial media, jangan terburu-buru ingin terlibat persaingan dan membeli stok barang sebanyak mungkin.

Beruntung sekali jika kamu bisa menjual semua barang tersebut, tapi tidak menutup kemungkinan kamu perlu waktu cukup lama untuk balik modal.

Stok pun akhirnya menumpung di gudang dan menunggu hingga produk tersebut kadaluarsa.

Tak jarang pebisnis akhirnya obral besar-besaran dan rela merugi yang penting ada pemasukan untuk menutup modal yang dikeluarkan.

Hm, tentu ini bukan cara memutar uang modal usaha yang benar ya!

Setiap putaran uang harusnya kamu meraup untung, bukan malah kehilangan.

Untuk itu, kamu perlu melakukan riset sebelum memutuskan ke mana mau membelanjakan uang modal usaha.

Jika kamu masih membutuhkan suntikan dana untuk modal usaha, ajukan saja pinjaman melalui KoinBisnis milik KoinWorks.

KoinWorks merupakan perusahaan peer to peer lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Dapatkan pinjaman modal usaha sampai dengan Rp2 Miliar dengan bunga rendah yaitu mulai dari 0,75% per bulan.