Pentingnya Komunitas Bisnis agar Usahamu Bertahan Lama

Kemajuan teknologi dan internet membuat manusia makin terhubung satu sama lain melalui layar ponsel.

Komunikasi dengan orang baru menjadi hal yang mudah, murah, dan cepat.

Saking mudahnya, dunia maya terasa begitu riuh oleh banyaknya orang dengan beragam pemikiran dan interest.

Dalam artikelnya di Harvard Business Review, ahli strategi digital Sara Wilson mengemukakan adanya pergeseran tentang interaksi sosial di dunia maya.

Setelah bertahun-tahun dihabiskan untuk membangun identitas online yang dikurasi dengan cermat dan mengumpulkan banyak pertemanan online, muncul kebutuhan untuk menjadi diri sendiri dan menjalin pertemanan nyata berdasarkan minat yang sama.

Wargane mendambakan privasi, keamanan, dan jeda sejenak dari kerumunan orang di platform sosial.

Memang, tambah Wilson, ada kebutuhan yang lebih besar untuk privasi dan keintiman, bahkan saat online.

Pengguna ruang-ruang internet ingin kembali ke koneksi yang lebih otentik dan setara dalam suatu platform untuk saling bertukar rekomendasi ide bisnis, nilai dan interest mereka.

Nah, jika kamu sedang merancang strategi pemasaran online, perlu kiranya memahami karakteristik berbeda dari ruang online yang lebih tertutup dan sering kali lebih pribadi dan interaktif ini.

Inilah mengapa popularitas komunitas bisnis online makin naik daun dan bisa jadi peluang menguntungkan bagi kamu yang sedang membangun branding bisnis.

Seperti kata penulis dan ahli marketing Seth Godin, “All your business needs is 1000 true fans”, maka memiliki komunitas dengan 1000 pelanggan loyal saja sudah mampu mensukseskan bisnismu.

Bagaimana Cara Membangun Komunitas Bisnis Online?

Komunitas online meniru prinsip yang sama dengan komunitas offline —yakni ruang yang memfasilitasi berkumpulnya orang-orang berdasarkan minat yang sama sebagai tempat untuk berdiskusi, bertukar saran, dan membangun hubungan.

Mereka ada dalam berbagai format; forum, bagian komentar di halaman media sosial, group Facebook, atau mailing list.

Asal menyediakan lingkungan yang aman dan inklusif di mana orang bebas berpendapat, orang akan merasa tertarik untuk bergabung.

Kamu pasti pernah masuk ke dalam forum, vlog, atau blog untuk mencari ide bisnis atau rekomendasi, bukan?

Secara tidak langsung warganet memiliki kebutuhan untuk merasa terhubung dalam komunitas-komunitas untuk mendapatkan persepsi baru.

Belajar dari komunitas online populer di bidang perawatan tubuh dan kecantikan seperti Sephora dan Female Daily, suatu brand bisa tumbuh besar dengan konsumen yang sukarela bertukar opini jujur.

Sephora memiliki komunitas yang bernama Beauty Insider Community, di mana anggotanya diberi kebebasan berpendapat, bertukar tips seputar kecantikan, hingga memberikan rekomendasinya sendiri berdasarkan pengalaman pribadi.

Tentu saja review sukarela tersebut bisa dibaca gratis oleh pengunjung situs.

Ketika konsumen mengirim foto review atau selfie memakai produk Sephora, maka foto tersebut akan terhubung pada halaman promosi produk.

Strategi soft selling tersebut tentunya amat berdampak pada return of investment (ROI) bisnis mereka.

Dengan adanya komunitas online yang aktif, maka pihak perusahaan tak perlu terlalu intens melakukan promosi besar-besaran lagi dengan menggandeng influencer mahal.

Melalui komunitas online, promosi sudah dilakukan sendirinya dengan campur tangan anggota komunitas.

Nah, untuk menarik perhatian konsumen untuk bergabung dalam komunitas online, tentu perlu ada beberapa benefit yang kamu tawarkan.

Misalnya potongan diskon, info promo eksklusif, atau undangan untuk mencoba sample atau menghadiri acara offline.

Jika budget kamu belum cukup untuk memberikan promo besar-besaran, kamu bisa membuat platform berbagi yang kreatif, asik, dan banyak ilmu baru.

Misalnya dengan memuat artikel-artikel bermanfaat atau memiliki moderator yang pandai membuat suasana komunitas online menjadi seru dan interaktif.

Komunitas online lainnya yang sukses membuat brand menjadi besar adalah Starbucks.

Gerai kopi populer yang berbasis di Amerika Serikat ini menjadikan komunitas My Starbucks Idea sebagai platform berbagi ide kreatif dari konsumen untuk kemajuan perusahaan.

Tentu konsumen akan senang saat opini dan ide-idenya didengar bahkan dieksekusi oleh perusahaan besar.

Tak heran jika konsumen Starbucks cenderung loyal karena perusahaan ini mampu membuat konsumen merasa dekat dan dihargai.

Alasan lain mengapa komunitas online itu penting adalah untuk membantu memetakan dan menganalisa tren masyarakat.

Melalui survei konsumen, maka komunitas online bisa membantu mencanangkan strategi pemasaran lanjutan dan membantu inovasi perusahaan.

Nah, bagi kamu yang tertarik di bisnis kuliner, komunitas online yang kuat tentu tak kalah penting.

Peluang usaha makanan yang mengedepankan presensi online ditangkap oleh Everplate Kitchen yang mencoba membangun komunitas antara pengusaha kuliner yang mempunyai tujuan bersama untuk memperluas layanan online food delivery.

Bukan “kitchen landlords” pada umumnya, Everplate menawarkan konsep dapur-bersama Cloud Kitchen yang menggabungkan beberapa pengusaha kuliner dalam satu fasilitas.

Everplate bertujuan untuk meningkatkan penjualan seluruh tenant, salah satunya dengan cara meningkatkan eksposure ke pelanggan di sekitar lokasi fasilitas.

Penyewa tidak hanya dapat akses ke dapur, tapi juga dukungan dan pengetahuan yang akan membantu mereka bertahan dan berkembang di era food delivery yang super kompetitif.

Memulai bisnis online food delivery tentu tidak mudah, apalagi kalau belum belajar tentang digital marketing dan online traffic.

Jika belum memiliki modal, tidak ada salahnya bergabung dengan penyedia pendananaan untuk UKM seperti KoinWorks.

KoinWorks sendiri adalah Super Financial App  yang didirikan oleh Benedicto Haryono yang juga merupakan tokoh pengusaha muda tangguh di Indonesia.

Salah satu programnya, KoinBisnis, berkomitmen membantu para pebisnis yang ingin mengembangkan dana atau memerlukan modal usaha.

Kamu bisa mengajukan pinjaman modal usaha mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 2 miliar, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% flat per bulan.

Ayo segera mulai bisnis impianmu! Jangan lupa bergabung dalam komunitas online agar usahamu makin terarah.

Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...
usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
foundation untuk kulit kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering - Bicara soal foundation untuk kulit kering, brand lokal sudah bisa menjadi rekomendasi. Terlebih gaya dewy look yang...

Artikel Terkait