9 Ide Campaign Ramadhan Seru Bikin Bisnis Makin Untung

Momen bulan suci Ramadhan yang hanya berlangsung sebulan kerap dimanfaatkan para pebisnis sebagai lumbung mendulang profit.

Kamu harus pintar-pintar memilih ide unik yang bisa jadi inspirasi ide campaign Ramadhan untuk bisnis yang menguntungkan.

Perubahan pola makan, gaya hidup serta kebiasaan selama bulan Ramadhan memiliki potensi menciptakan pasar serta peluang usaha yang baru – mulai dari bisnis kuliner, fashion, hingga barang-barang elektronik dan kebutuhan lainnya harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Campaign Ramadhan adalah salah satu faktor terpenting dalam strategi pemasaran.

Dalam membuat ide campaign Ramadhan untuk bisnis yang berkesan dan menyampaikan banyak pesan, terlebih dahulu kamu harus memastikan audiens seperti apa yang akan muncul selama bulan Ramadhan.

Ketika kamu sudah mengetahui kategori audiensnya, berikutnya kamu bisa membuat konten yang menarik dan sesuai dengan tema campaign Ramadhan yang akan kamu buat.

Tidak hanya membuat konten yang menarik, ide campaign Ramadhan untuk bisnis kamu juga harus beda dari yang lainnya.

Semakin menarik dan tidak pasaran campaign Ramadhan yang kamu buat, akan semakin banyak audiens yang tertarik dan semakin tinggi juga tingkat engagement yang akan kamu peroleh.

Lalu, gimana caranya membuat ide campaign Ramadhan untuk bisnis yang menarik dan berkesan? Simak langkah-langkah berikut ini!

1. Tentukan Target Audiens Campaign Ramadhanmu!

Menentukan target audiens adalah salah satu langkah paling krusial sebelum kamu memulai campaign Ramadhan di tengah pandemi.

Terlebih dahulu kamu harus tahu seperti apa audiensnya, dan membutuhkan konten apa saja.

Pasalnya, kebiasaan-kebiasaan tiap individu selama Ramadhan khususnya di masa pandemi akan berubah secara signifikan.

Berikut jenis audiens yang bisa kamu kategorikan selama menjalankan campaign Ramadhan:

  • Si Hobi Kuliner

Menurut Google, pencarian seputar makanan dan kulineran memasuki bulan Ramadhan bisa meningkat hingga 65%.

Selain mencari referensi makanan sahur dan berbuka puasa, audiens tipe satu ini juga mencari resep-resep menu masakan yang mudah dibuat di rumah.

Mereka juga kerap mencari promo order makanan atau diskon restoran.

  • Si Tukang Belanja

Di bulan apapun, target audiens satu ini akan selalu ada, dan semakin meningkat di bulan Ramadhan.

Biasanya mereka mencari produk-produk apa saja yang lagi promo, atau diskon yang ada di e-commerce.

Tidak cuma berbelanja kebutuhan pribadi, si tukang belanja biasanya juga akan berbelanja barang-barang keperluan untuk saudara di kampung halaman ataupun berbagi hadiah kepada teman dan kolega saat Lebaran.

  • Si Gemar Beribadah

Bulan suci Ramadhan menjadi salah satu momentum yang pas bagi audiens yang gemar beribadah.

Mereka biasanya akan cenderung mencari konten-konten seputar kajian Quran dan hadist, maupun perlengkapan beribadah seperti sarung, mukena, sajadah, dan buku-buku bertema religi.

Pencarian terkait artikel dan berita seputar Ramadhan juga meningkat hingga 27%.

  • Si Hobi Nonton

Audiens ini tipe yang suka begadang sambil nunggu sahur atau memang hobi nonton berbagai tayangan hiburan yang ada di media sosial maupun saluran tayangan digital.

Biasanya mereka sering mencari konten yang berkaitan dengan komedi, drama, masakan, film, konten gaming, video prank, dan sebagainya hingga 70% melalui smartphone.

  • Si Gemar Skincare-an

Untuk jenis audiens berikutnya yang pas buat campaign Ramadhan, kamu bisa mempertimbangkan mereka yang suka melakukan skincare routine.

Konten yang mereka cari biasanya seputar review kosmetik, produk kecantikan yang lagi hits, maupun beauty vlogger yang menginspirasi.

Tutorial makeup selama Ramadhan, untuk Idul Fitri, maupun meeting virtual juga menjadi salah satu incaran.

2. Curi Perhatian Audiens

Tips berikutnya yang efektif mewujudkan ide campaign Ramadhan adalah upaya mencuri perhatian audiens.

Caranya bisa dengan membuat konten-konten menarik tentunya.

Pastikan konten yang kamu buat sesuai dengan minat target audiensmu. Buatlah iklan yang simpel, lain daripada yang lain, bermanfaat, dengan storytelling yang menarik.

Khususnya yang bisa menimbulkan emosi selama Ramadhan.

2. Sesuaikan Jadwal Posting

Selama Ramadhan, jadwal pengguna internet pun berubah. Traffic website selama Ramadhan biasanya paling ramai pukul 3 hingga 5 dini hari, saat sahur.

Selain itu, jam-jam genting selanjutnya ada menjelang waktu berbuka puasa, mulai pukul 4 hingga 6 sore.

Sesuaikan jadwal posting campaign Ramadhan dengan jadwal online audiens.

3. Manfaatkan Tema Keluarga

Selanjutnya, tema keluarga bisa menjadi salah satu faktor pengikat yang paling menarik dan paling banyak dituju selama Ramadhan.

Berbagai iklan dan konten yang sliweran selama Ramadhan biasanya memang seputar kebersamaan dengan keluarga, baik selama Ramadhan maupun ketika Lebaran.

Kamu bisa memanfaatkan momentum ini dengan membuat konten ide campaign Ramadhan untuk bisnis terkait kebersamaan dan kehangatan keluarga.

9 Ide Campaign Ramadhan Kreatif

Perlu diingat, selama Ramadhan yang juga merupakan musim berbelanja, banyak produk terlaris yang diincar oleh para audiens.

Produk terlaris ini misalnya saja pakaian, travel, barang-barang elektronik seperti smartphone, jasa telekomunikasi, dan masih banyak lagi.

Kamu bisa membuat ide campaign Ramadhan untuk bisnis dengan memanfaatkan kata kunci dan konten produk-produk laris tersebut.

Nah, setelah mengetahui 5 tips tersebut, berikutnya ada 9 ide campaign Ramadhan untuk bisnis kamu yang bakal semakin menguntungkan. Apa saja?

  • Kampanye Protokol Kesehatan

Ramadhan di masa pandemi tentunya identik dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan agar terhindar dari virus Corona.

Untuk membantu mendukung gerakan protokol kesehatan ini, kamu bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk membuat kampanye terkait tips agar tidak terkena virus Corona.

Kamu juga bisa menjual produk-produk yang relevan dengan kampanye ini, misalnya saja masker kain, masker untuk tenaga medis, face shield, hand sanitizer, disinfektan hingga sabun antiseptik.

  • Kampanye Gratis Ongkir dan Cashback

Buat para pemburu diskon, kampanye ini pasti akan sangat bermanfaat.

Kamu bisa memberlakukan voucher gratis ongkir dan cashback di toko onlinemu, dan memberikan potongan harga cuma-cuma bagi yang follow page di media sosial maupun e-commerce.

  • Kampanye Diskon Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Kampanye berikutnya yang tak kalah menarik buat ide campaign Ramadhan untuk bisnis yaitu diskon saat sahur dan berbuka puasa.

Pasalnya, kamu bisa memanfaatkan traffic yang sedang tinggi-tingginya di jam-jam sahur dan menjelang berbuka puasa.

  • Kampanye Belanja Sambil Berdonasi

Ramadhan memang identik dengan berbelanja, tetapi Ramadhan juga menjadi bulan untuk berbagi dengan sesama.

Tidak ada salahnya kalau kamu mencoba menarik audiens melalui kampanye belanja sambil berdonasi.

Misalnya, tiap pembelian minimal Rp 100 ribu, kamu bisa mendonasikan Rp 5 ribu ke yayasan yatim piatu atau menyumbangkan keperluan logistik bagi korban bencana alam.

Kampanye ini pastinya akan sangat berkesan karena audiens bisa berbelanja sekaligus berbagi di waktu yang bersamaan.

  • Kampanye Hiburan Selama Puasa

ide campaign Ramadhan untuk bisnis selanjutnya adalah membuat kampanye hiburan selama berpuasa agar audiens tidak merasa bosan.

Kamu bisa merancang kampanye yang menarik dan berkolaborasi dengan influencer untuk strategi soft selling yang bisa menarik perhatian audiens.

  • Kampanye Kulineran untuk Sahur dan Berbuka Puasa

Referensi makanan sahur dan berbuka puasa sangat penting lho di bulan Ramadhan ini.

Kampanye kulineran yang buka saat sahur dan makanan-makanan lezat untuk berbuka puasa bisa banget jadi ide campaign Ramadhan yang tidak akan sepi penonton.

  • Kampanye Fashion Ramadhan

Mulai dari tutorial hijab hingga memadu-madankan pakaian untuk berlebaran nanti bisa menjadi ide kreatif yang menarik untuk campaign Ramadhan.

Pastikan kamu juga menjual produk-produk yang dibutuhkan oleh audiens ya, mulai dari hijab, pashmina, baju koko, serta fashion busana muslim dan muslimah lainnya.

  • Kampanye Tutorial Make-up

Tampil menawan saat Lebaran dan selama Ramadhan juga banyak diincar oleh audiens.

Kamu bisa menawarkan produk-produk make-up yang telah bersertifikasi halal maupun produk perawatan kulit lainnya untuk campaign Ramadhanmu.

  • Kampanye Mengatur Keuangan

Strategi mengatur keuangan juga diperlukan selama masa Ramadhan. Jangan sampai audiens mengalami besar pasak daripada tiang ya, berikan juga tips-tips berhemat dan mengatur pengeluaran lewat kampanye ini.

Kamu bisa bekerja sama dengan aplikasi pengatur keuangan maupun Youtuber yang khusus membahas strategi finansial.

Selain itu, kamu juga bisa mengintip strategi meraih keuntungan di bulan Ramadhan yang bisa kamu terapkan, khususnya bagi pemilik toko fisik.

Ke-9 ide campaign Ramadhan di atas terlihat menarik kan! Selamat mencoba ya, semoga bisa bikin bisnis kamu semakin menguntungkan selama bulan Ramadhan!