Cara Memulai Bisnis Travel Menurut Tren Pariwisata 2021

Cara Memulai Bisnis Travel Menurut Tren Pariwisata 2021 – Unggahan foto-foto liburan meramaikan sosial media warganet di penghujung tahun 2020.

Situasi pandemi nampaknya tak menyurutkan minat masyarakat untuk merayakan hari libur bersama keluarga dan teman terkasih.

Tentu saja perilaku tersebut, jika tidak dibarengi dengan protokol kesehatan yang tepat, dapat memicu penularan virus.

Beberapa orang memutuskan untuk menabung dana liburan mereka untuk digunakan kelak saat situasi pandemi sudah mereda.

Apalagi kini sudah ada vaksin yang siap diedarkan, jadi cita-cita berlibur ke destinasi idaman tinggal tunggu realisasi.

Jika jeli menangkap peluang, hal tersebut bisa jadi ceruk bisnis yang menjanjikan lho!

Kamu bisa realisasikan impian berlibur mereka dengan menjadi travel agent.

Cara memulai bisnis travel pun cukup mudah. Kamu bahkan bisa memulainya dengan modal kurang dari 10 juta lho!

Baca Juga: Sambut Ramadhan 2021, Intip Ide Isian Unik untuk Bisnis Parcel


Cara Memulai Bisnis Travel Minim Modal

“Memangnya orang masih butuh jasa travel? Bukannya sekarang semua bisa dilakukan sendiri lewat aplikasi?”

Tentu saja aplikasi seperti Traveloka dan Tiket amat memudahkan orang untuk mengurus penerbangan, kereta, hotel, hingga antar jemput mobil di bandara.

Namun, banyak juga orang yang terlalu sibuk atau enggan mengurus semuanya sendiri.

Biasanya mereka yang sudah berkeluarga tak lagi berpikir “Enaknya memilih liburan ala backpacker atau travel tour?”

Tujuan mereka berlibur semata-mata untuk melepas penat, jadi tak mau ambil pusing dengan itinerary. Apalagi jika membawa keluarga besar, duh inginnya terima beres!

Itulah mengapa kamu perlu menjadi travel agent yang menjamin kemudahan dan pelayanan prima bak raja.

Mulai dari mana? Yuk simak tips cara memulai bisnis travel berikut!


1. Tentukan Lingkup dan Niche Market Bisnis Travel

Pilih dulu lingkup bisnis travel agent kamu. Apa saja yang mau dijual? Mampukah kamu mengurus tiket pesawat, bus, kapal, kereta api, sewa mobil, urus visa paspor, kamar hotel, homestay, hingga menyewa tour guide/tour leader berpengalaman?

Pahami dulu relasi yang kamu punya, pilih vendor dengan harga kompetitif, dan tentukan niche market idealmu.

Menentukan niche market atau target pasar yang lebih spesifik akan menghemat waktu, modal dan tenagamu.

Lakukan riset tentang tren pariwisata di 2021 supaya strategi bisnis yang kamu buat  efektif.

Dilansir dari Indonesia.Travel, pemerintah Indonesia menganjurkan masyarakat Indonesia untuk lebih banyak StayCation di dalam negeri.

Mengusung tema #DiIndonesiaAja, pemerintah mengubah jargon Wonderful Indonesia menjadi Thoughtful Indonesia sebagai upaya agar masyarakat lebih sadar akan protokol kesehatan saat berlibur.

Itu berarti, menentukan tujuan wisata liburan ke Jepang, Korea, atau destinasi luar negeri lainnya bukanlah hal yang bijak jika kamu mau menjadi travel agent.

Tren wisata di 2021 mengarah pada destinasi yang menawarkan ekkowisata hingga agrowisata.

Misalnya pergi ke hutan, bukit, kebun, gunung, sawah, danau, pantai, laut, atau taman nasional bersama kelompok kecil atau keluarga.

Kamu bisa menawarkan paket berlibur tersebut dengan layanan mobil dan sopir yang patuh pada protokol kesehatan.

Jaminan liburan yang nyaman dan aman bisa jadi daya tarik bisnis travel agentmu.

Kamu pun bisa menggabungkannya dengan voluntourism, yakni berlibur sekaligus berderma pada sesama.

Misalnya paket tour yang mengajak tamu untuk memberikan bantuan di daerah terdampak pandemi.

Sederhana saja, misal mengajak si kecil membagikan alat belajar atau buku-buku kepada anak-anak yang kesulitan sekolah jarak jauh.

Kamu juga bisa membuat retreat selama 1-2 minggu untuk mengajak sekelompok kecil orang untuk tak hanya berlibur namun juga belajar sesuatu secara private.

Entah itu belajar bercocok tanam, yoga, meditasi atau self healing.

Salah satu cara memulai bisnis travel adalah dengan mengusung ide yang unik dan memiliki target spesifik agar bisa bersaing dengan kompetitor.

Baca Juga: Rahasia Sukses Memulai Usaha Kue Kering

2. Buat Profil Usaha yang Meyakinkan

Sebelum memasarkan bisnis travel agent, kamu sudah harus punya profil usaha yang profesional dan meyakinkan.

Tentu saja bukan hanya sekedar ucapan dari mulut ke mulut, kamu perlu representasi dalam bentuk konten online.

Entah itu instagram, facebook page, atau website dengan tampilan profesional.

Ada banyak sekali situs penyedia promosi gratis di dunia maya yang bisa kamu manfaatkan untuk membuat profil usaha online.

Salah satu cara memulai bisnis travel adalah dengan menentukan nama bisnis, strategi branding, serta mendaftar izin usaha.

Untuk nama bisnis, pilihlah merek usaha yang mudah diingat dan enak didengar.

Ada alasan mengapa merek usaha seperti Tiket, PegiPegi dan Traveloka cepat dikenal.

Selain namanya sederhana juga sejalan dengan tujuannya. Usahakan agar orang bisa memahami lini bisnismu hanya dari mendengar nama usaha travel agent milikmu.

Jangan lupa membuat logo yang menarik, enak dilihat, dan mudah diingat. Tak perlu ragu memakai jasa desainer profesional sebagai investasi awal bisnismu.

Setelah itu, daftarkan hak paten agar ide yang sudah susah-susah kamu bikin tidak dicuri orang.

Baca Juga: Ini Membuka Bisnis Petshop Untuk Pemula

3. Memetakan Lokasi Wisata untuk Membuat Itinerary

Kini banyak para pelancong yang tak hanya bepergian 2-3 hari saja. Beberapa memilih untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata sekaligus meskipun berbeda kota atau provinsi.

Cara memulai bisnis travel yang paling mudah adalah belajar cara memetakan tujuan wisata untuk membuat itinerary ideal.

Setiap daerah pasti punya tujuan wisata beraneka macam, mulai dari wisata kuliner, wisata sejarah, pemandangan alam, hingga wisata artifisal seperti taman bermain.

Sebagai latihan, cobalah lakukan pemetaan potensi wisata di daerah tempat tinggalmu dengan jarak antara tempat wisata tidak lebih dari 200 km.

Jangan terlalu jauh agar budget wisata tidak membengkak dan lebih efisien secara waktu, bensin, dan biaya sewa sopir/tour leader.

Cara memulai bisnis travel lainnya adalah dengan membuat database tempat wisata, contact person dari pengelola tempat wisata, kumpulan harga tiket, vendor restoran, rate vendor hotel, persewaan mobil dan biaya lainnya.

Nantinya kamu akan lebih mudah menyusun itinerary wisata jika sudah punya data terbaru.

Kamu juga sebaiknya turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kendala yang mungkin muncul.

Selain itu, kamu juga harus pintar-pintar melakukan strategi pemasaran online. Misalnya, menawarkan paket liburan hemat sesuai budget mulai dari harga ekonomi hingga VVIP.

Ada banyak strategi pemasaran dengan budget kecil yang bisa kamu coba.

Meski kamu bisa menjadi travel agent secara online tanpa harus sewa lokasi, kamu tetap perlu menggelontorkan modal awal untuk keperluan riset, beli domain/hosting website, serta membuat konten promosi yang menarik.

Tak perlu khawatir terkendala modal, kini ada banyak cara mengajukan pinjaman modal untuk raih keuntungan.

Salah satunya dengan mengajukan pinjaman modal usaha pada fintech yang terjamin kredibilitasnya.

Percayakan pada KoinBisnis dari KoinWorks, produk pendanaan bisnis dari KoinWorks super financial app yang telah berizin dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ajukan pinjaman secara mudah hingga Rp 2 miliar dengan bunga mulai dari 0.75%  flat setiap bulannya. Menarik, bukan?

Ingin cari ide bisnis lainnya? Yuk temukan inspirasi melalui situs #LokalSupportLokal , wadah berbagi dukungan untuk para pengusaha UMKM.