6 Tips Sukses Bisnis Sewa Properti Selama Pandemi

Tips Sukses Bisnis Sewa Properti – Bisnis properti adalah kegiatan jual beli atau sewa menyewa properti untuk memperoleh keuntungan. Jenis properti pun bisa berupa rumah, apartemen, vila, hingga kos.

Biasanya, bisnis sektor ini menjanjikan keuntungan yang tidak sedikit. Namun akibat pandemi COVID-19, bisnis properti mengalami kesulitan.

Maklum, daya beli sebagian masyarakat menurun sehingga properti tidak menjadi prioritas utama. Namun, bukan berarti sektor ini tidak dapat pulih seperti sedia kala.

Bisnis properti masih berpeluang memberikan keuntungan jika kamu melakukan sejumlah penyesuaian.

Jadi jika kamu tertarik terjun menjalani bisnis ini di tengah pandemi, berikut enam cara bisnis properti yang bisa ditiru.


6 Tips Sukses Bisnis Sewa Properti Selama Pandemi

1. Kenali Kebutuhan Konsumen

Sebelum jual beli atau menyewakan properti di tengah pandemi, lakukanlah riset mengenai calon konsumen.

Mulai dari tipe properti yang mereka butuhkan, fasilitas area rumah atau kos yang diminati, hingga lokasi yang mereka sukai.

Kamu pun dapat mengelompokkan konsumen berdasarkan hasil riset.

Misalnya, konsumen milenial yang statusnya single memilih sewa atau beli apartemen studio di tengah kota, sedangkan keluarga muda lebih suka rumah sederhana dengan harga terjangkau di pinggir kota.

Dengan begitu, kamu pun dapat berburu lahan atau properti sesuai kebutuhan tipe konsumen lalu memasarkannya kepada mereka.

Selain itu, lakukan riset mengenai kendala yang dihadapi tiap tipe konsumen.

Tujuannya agar kamu bisa membantu mereka memecahkan masalah terkait properti.

Jadi begitu mereka menanyakannya, kamu pun siap menjawab.

Baca juga: 7 Cara Mengembangkan Usaha Salon Rumahan

2. Gesit mengambil peluang

Di tengah pandemi, tidak sedikit orang yang menjual rumah atau apartemen dengan di bawah harga pasaran karena mereka membutuhkan uang dalam waktu cepat.

Jika kamu berencana berbisnis jual beli properti sekunder alias properti yang telah berpindah tangan dari pemilik pertama ke orang lain, maka ini peluang kamu untuk memperoleh keuntungan.

Setelah membeli properti dengan harga murah, kamu pun dapat menjualnya kembali kepada pihak ketiga dengan harga lebih tinggi.

Apalagi, jika kamu memoles properti tersebut sehingga terlihat lebih baru, maka keuntungan yang didapatkan pun bisa lebih besar.

Namun tentunya, nih, sebelum memutuskan membeli, pertimbangkan dulu plus minus properti tersebut.

Misalnya terkait lokasi, keamanan, fasilitas sekitar, hingga status bebas banjir.

Jangan hanya tergiur harga murah namun ternyata nantinya properti ini sulit dijual kembali.

Baca juga: Mau Memulai Bisnis? Ini Cara Mendapatkan Modal Usaha

3. Kemudahan Pembayaran

Jika kamu terjun sebagai pengembang properti maupun menyewakan properti, berikanlah alternatif pembayaran kepada calon konsumen.

Jika kamu menyewakan rumah, misalnya, alih-alih meminta konsumen membayar biaya sewa setahun di muka, maka kamu pun dapat membiarkan mereka membayar secara bulanan.

Hal yang sama berlaku untuk jual beli properti.

Biasanya konsumen harus membayar uang muka sebesar 20-30 % dari harga jual.

Di tengah pandemi, bisa saja kamu membiarkan konsumen membayar uang muka setengahnya alias hanya 10-15%.

Baca juga: 6 Langkah Maksimal Peluang Usaha Peralatan Dapur Kayu

4. Beralih ke Digital

Di tengah pandemi kesempatan untuk bertatap muka memang terbatas.

Oleh karena itu, kamu harus memanfaatkan platform digital untuk memasarkan properti.

Pastikan kamu memiliki website atau akun media sosial.

Lalu, kamu pun dapat mengunggah video berisi contoh unit di website atau media sosial sehingga calon pembeli tidak harus datang langsung ke lokasi.

Selain video, sediakan deskripsi listing secara lengkap agar konsumen dapat memperoleh gambaran jelas mengenai kondisi properti tersebut.

Jangan lupa juga sertakan nomor kontak kamu agar mereka dapat menghubungi secara langsung untuk pertanyaan lebih detail.

Bisa juga kamu melakukan promosi digital, misalnya memberikan bonus berupa furniture atau peralatan elektronik bagi 10 pembeli pertama yang menghubungi lewat website atau pesan di media sosial.

Baca juga: 5 Ide Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

5. Responsif

Membeli properti bukanlah hal main-main karena ini melibatkan uang yang tidak sedikit dan masa depan seseorang.

Jadi tidaklah heran jika konsumen akan memiliki sejumlah pertanyaan sebelum memutuskan untuk membeli.

Oleh karena itu, kamu sebagai pebisnis properti harus memberikan respons yang cepat jika konsumen menghubungi.

Terutama, jika mereka tidak bisa bertemu kamu secara langsung.

Jika kamu mudah dihubungi dan memberikan responsif, maka kepercayaan mereka terhadap kamu pun meningkat.

Dengan begitu, mereka akan jadi lebih yakin untuk membeli properti dari kamu.

Baca juga: Inspirasi Dekorasi Rumah Simpel dan Kreatif

6. Terapkan keamanan saat bertatap muka

Meski dianjurkan untuk memaksimalkan platform online untuk berkomunikasi, ada kalanya konsumen harus datang ke kantor kamu, misalnya untuk tanda tangan kontrak atau melihat unit.

Untuk itu kamu pun harus menerapkan tindakan pencegahan COVID-19 secara maksimal agar konsumen dan tim kamu sama-sama aman.

Hal ini dapat berupa kewajiban memakai masker bagi seluruh orang yang hadir di kantor hingga penyediakan hand sanitizer.

Pastikan juga kamu menyediakan daftar registrasi bagi para pengunjung agar jika terjadi apa-apa, kamu memiliki rekam jejak pengunjung yang jelas.

Sudah siap membantu seseorang untuk menemukan properti idaman mereka?

Baca juga: 4 Cara Ampuh Kelola Bisnis dari Rumah Selama Pandemi


Ingin memulai bisnis sewa properti namun terhalang dana? Ajukan saja pinjaman modal usaha melalui Super Financial App KoinWorks.

Melalui produk KoinBisnis dari KoinWorks, kamu bisa mendapatkan modal tambahan hingga Rp 2 Miliar dengan bunga bulanan mulai dari 0,75% per bulan.

Kamu juga bisa menemukan ide bisnis unik lainnya di situs #LokalSupportLokal lho. Semoga menginspirasi!

Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...
foundation untuk kulit kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering - Bicara soal foundation untuk kulit kering, brand lokal sudah bisa menjadi rekomendasi. Terlebih gaya dewy look yang...

Artikel Terkait