Bisnis Klinik Kecantikan – Kecantikan dan kesehatan kulit adalah suatu hal yang penting—tidak hanya bagi wanita tapi juga pria. Tentunya, nih, kita ingin tampil segar dan menawan—apalagi saat pekerjaan menuntut kita bertemu dengan banyak orang.
Penggunaan kosmetik saja tidaklah cukup karena ada kalanya kulit butuh perawatan sehingga bisa regenerasi secara alami.
Nah, di momen seperti inilah klinik kecantikan diperlukan.
Melihat tingginya kesadaran masyarakat mengenai perawatan kecantikan dan kulit, ini bisa dijadikan peluang bisnis. Memang, menjalankan bisnis sendiri tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Namun, ini bukanlah hal mustahil. Berikut beberapa tips sukses dalam membangun bisnis klinik kecantikan.
Daftar Isi
9 Tips Sukses Membangun Bisnis Klinik Kecantikan
1. Riset
Sebelum mendirikan bisnis klinik kecantikan, tentulah kamu perlu memperkaya pengetahuan kamu terkait hal ini.
Misalnya, mencari tahu perawatan seperti apa yang dibutuhkan konsumen—apalagi pria dan wanita memiliki kebutuhan yang berbeda.
Lakukan riset online maupun offline sehingga kamu pun bisa meraih hati mereka melalui produk atau servis yang tepat.
Baca juga: Strategi Pemasaran Produk Erigo Hingga Goes to Amerika
2. Tentukan Target Konsumen
Hal pertama yang perlu ditentukan sebelum membuka bisnis klinik kecantikan adalah target konsumen.
Jika modal terbatas, ada baiknya menargetkan kelompok menengah ke bawah.
Dengan begitu, kamu bisa mendirikan klinik kecantikan sederhana dengan peralatan terbatas.
Namun jika kamu memiliki modal besar, tidak ada salahnya langsung mendirikan klinik yang dapat melayani beberapa orang sekaligus plus peralatan yang lebih beragam.
Baca juga: Kiat Sukses Manfaatkan Peluang Usaha Konveksi
3. Jenis Servis yang Diberikan
Jumlah modal menentukan banyak hal, termasuk jenis servis yang akan diberikan.
Jika ruangan terbatas, mungkin di awal bisnis kamu hanya bisa menyediakan servis facial dan body massage atau spa untuk 2-3 orang secara bersamaan.
Lain halnya jika kamu bisa menyewa tempat yang luas—maka kamu pun bisa menambah jenis servis lainnya.
Misalnya, IPL hair removal (intense pulse light) atau perawatan kulit yang memanfaatkan spektrum cahaya dengan intensitas tinggi untuk menghilangkan bulu di tubuh.
Jangan berkecil hati jika kamu belum bisa menyediakan banyak jenis servis.
Saat bisnis mulai berkembang, kamu bisa menambahnya, kok.
Baca juga: Strategi Marketing Produk Make Up Lokal untuk Pria
4. Daftar Peralatan
Jika sudah tahu apa saja jenis servis yang ditawarkan, maka kamu pun bisa membuat daftar peralatan yang dibutuhkan.
Misalnya, bed (tempat tidur), lampu facial, steamer facial, krim, hingga skin test (alat tes kesehatan kulit).
Namun jika kamu melayani beragam servis, tentulah peralatan yang dibutuhkan lebih banyak lagi.
Harga peralatan kecantikan beragam, tergantung fungsinya—ada yang terjangkau namun ada juga yang sangat mahal sebanding dengan kualitasnya.
Tentunya ini kembali lagi kepada modal awal yang kamu miliki.
Baca juga: 10 Jenis Kain Bahan Pakaian yang Paling Nyaman
5. Tenaga Kerja Andal
Ini merupakan hal yang tidak kalah pentingnya karena terkait kesehatan kulit seseorang.
Tentunya orang tidak mau sembarangan mempercayakan perawatan kulit mereka terhadap petugas yang tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang tersebut.
Oleh karena itu, kamu perlu memiliki terapis andal yang bisa dipercaya.
Selain itu, dokter spesialis kulit juga dibutuhkan sebagai penanggung jawab medis, apalagi jika kamu juga menjual produk kecantikan atau perawatan kulit brand sendiri.
Dengan begitu, klinik kamu pun menjadi lebih terpercaya.
Baca juga: Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop
6. Izin Usaha
Begitu mendirikan klinik kecantikan, kamu tentulah memerlukan izin usaha.
Begitu juga jika kamu menciptakan brand perawatan kulit—tentu perlu ada izin resmi agar produk tersebut bisa beredar.
Cek kebijakan di kotamu terkait izin usaha ini—termasuk instansi yang berwenang.
Baca juga: 7 Cara Mengembangkan Usaha Salon Rumahan
7. Lokasi Strategis
Agar usaha kamu dapat menjangkau lebih banyak orang, cobalah cari lokasi yang strategis.
Misalnya, di area pusat perbelanjaan, ruko dekat stasiun kereta, atau ruko di depan komplek perumahan.
Jika memungkinkan, sih, klinik kecantikan kamu tidak terlalu jauh dari jalan raya sehingga bisa mudah diakses oleh banyak orang.
Baca juga: Peluang Bisnis Ritel Modern di 2021
8. Siapkan Modal
Ketika sudah merencanakan dengan matang—mulai dari target konsumen, jenis servis yang ditawarkan, hingga lokasi klinik kecantikan, maka kamu pun perlu menyiapkan modal.
Jika modal masih minim, kamu dapat mencari rekan bisnis yang memiliki visi yang sama denganmu.
Misalnya, dia bisa saja menyediakan tempat sedangkan kamu fokus kepada peralatan dan strategi bisnis.Nantinya, kamu bisa menerapkan sistem bagi hasil.
Alternatif lain adalah dengan mengajukan pinjaman melalui KoinBisnis dari KoinWorks. Pelaku usaha UMKM, termasuk klinik bisnis kecantikan, dapat memperoleh pinjaman modal hingga Rp2 miliar.
Bunganya terjangkau, lho, yaitu mulai dari 0,75% per bulan!
Segera ajukan pinjaman melalui aplikasi smartphone di sini!
Baca juga: Pentingnya Komunitas Bisnis agar Usahamu Bertahan Lama
9. Promosikan
Begitu mendirikan klinik kecantikan, langkah selanjutnya adalah mempromosikannya.
Salah satu cara adalah dengan membuat akun media sosial untuk klinikmu.
Melalui akun tersebut, kamu dapat mengenalkan produk maupun servis yang kamu tawarkan.
Bisa juga, tuh, kamu mengadakan kuis atau giveaway dengan hadiah perawatan facial gratis bagi para pemenang.
Selain melalui media sosial, tentunya kamu juga dapat mengadalkan promosi dari para konsumen berupa sistem referal.
Misalnya, jika konsumen berhasil membuat temannya datang berkunjung untuk melakukan suatu perawatan, maka konsumen tersebut akan mendapatkan diskon 50% di kunjungan berikutnya.
Baca juga: Raih Loyalitas Konsumen dengan Strategi Word of Mouth untuk Bisnis
Kamu juga bisa menemukan ide bisnis unik lainnya di situs #LokalSupportLokal lho. Semoga menginspirasi!
Untuk bisa mengajukan pinjaman di KoinBisnis, usia usaha Anda harus minimal 2 tahun atau 6 bulan jika Anda memiliki toko online. Kami mohon maaf sebelumnya.
Setelah melakukan penilaian, kami mohon maaf untuk saat ini belum bisa menerima pengajuan pinjaman Anda. Hal ini dikarenakan, kami menemukan pengeluaran Anda ditambah dengan cicilan, lebih besar dibandingkan pendapatan.