5 Langkah Memulai Bisnis Fotografi Produk Online Shop

Selama beberapa tahun terakhir, bisnis fotografi mengalami kemajuan pesat.

Beberapa fotografer pun memfokuskan diri mereka untuk menjalankan bisnis di bidang tertentu, seperti prewedding, kuliner, maupun pariwisata.

Di tengah pandemi, bisnis fotografi di bidang tersebut memang mengalami penurunan pelanggan.

Maklum, pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat masih diterapkan untuk menanggulangi penyebaran virus.

Namun, masih ada satu bidang di bisnis fotografi yang tetap dibutuhkan dan tidak terlalu terkena dampak pandemi, yaitu foto produk.

Dengan makin maraknya online shop, peluang untuk menjalankan bisnis fotografi produk pun terbuka lebar.

Untuk mempromosikan produk mereka sekaligus menarik minat calon pelanggan, online shop perlu memiliki foto yang tidak asal jepret.

Di sinilah peran fotografer produk online shop diperlukan.

Bagi kamu yang memiliki minat fotografi dan tertarik untuk menjalankan usaha sendiri, berikut beberapa langkah untuk memulai bisnis fotografi produk online shop.


1. Tambah pengalaman dan jam terbang

Selama ini kamu mungkin sudah mencoba mengambil foto untuk kepentingan pribadi.

Namun, adakah yang bisa dijadikan portofolio?

Sebelum mulai menjadi fotografer profesional, ada baiknya kamu menambah pengalaman dan asah kemampuan.

Misalnya, dengan mengikuti workshop fotografi yang diadakan oleh lembaga atau fotografer senior untuk mendapatkan ilmu secara langsung.

Kamu juga jadi tahu lebih detail tentang tipe-tipe kamera dan kamera mana yang lebih cocok untuk foto produk, plus lebih memahami tahapan proses produksi fotografi.

Selain itu, mengikuti kompetisi fotografi juga merupakan hal penting untuk mengukur sejauh mana kemampuanmu.

Jika memperoleh gelar, kamu pun dapat memasukkannya ke portofoliomu.

Baca juga: 7 Usaha Rumahan yang Sedang Tren untuk Inspirasi Bisnis

2. Kuasai tekniknya

Setelah mengikuti beragam workshop dan kompetisi, tentulah kamu diharapkan dapat menguasai teknik tepat untuk memotret produk.

Pencahayaan, misalnya, wajib diperhatikan karena kunci hasil foto produk yang baik adalah pencahayaan yang pas—tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.

Kamu dapat memanfatkan sumber cahaya matahari atau lampu, namun pastikan porsinya pas.

Latar belakang untuk pengambilan foto produk juga tak kalah penting.

Sebaiknya gunakan latar belakang putih agar produk tetap menjadi fokus utama sekaligus memudahkan pengeditan foto nantinya.

Sudut pengambilan gambar juga mesti divariasikan untuk mendapatkan angle terbaik.

Untuk kamera, DSLR atau mirrorless merupakan pilihan tepat agar menghasilkan foto berkualitas.

3. Siapkan peralatan

Alat fotografi tidak hanya sekadar kamera.

Ada juga lensa tambahan, payung reflektor, flash external, hingga tripod dan monopod.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah kartu memori untuk menyimpan hasil foto.

Laptop yang menawarkan performa tinggi juga patut dipertimbangkan, karena nantinya kamu akan perlu mengedit foto berukuran besar.

Untuk memperoleh peralatan dan perlengkapan ini, biaya yang dibutuhkan memang tidak sedikit.

Sebagai langkah awal dan sambil membangun portofolio, kamu dapat memulai bisnismu dengan mengandalkan kamera dan lensa terlebih dulu.

Ingin memiliki peralatan lengkap sejak mulai berbisnis namun minim modal?

Program KoinBisnis dari KoinWorks dapat menjadi solusi.

Melalui program ini kamu dapat mengajukan pinjaman modal non-bank hingga Rp2 miliar.

Bunganya terjangkau, lho, yaitu mulai dari 0,75% per bulan.

Yuk, ajukan pinjaman di sini.

4. Membentuk tim

Memotret memang dapat dilakukan sendiri, apalagi untuk memotret produk.

Namun, ada kalanya klien mau foto produk mereka disandingkan dengan model, terutama untuk produk fashion.

Di saat seperti itulah kamu memerlukan rekan yang dapat membantu menata studio dan perlengkapan—apalagi jika waktu memotret sangatlah singkat.

Setidaknya rekrutlah satu orang sebagai tim kamu.

Oleh karena itu, gaji dua orang pegawai (termasuk kamu) perlu dimasukkan ke dalam biaya operasional.

Baca juga: Begini Cara Daftar GoFood dan GrabFood untuk Usaha Kuliner Rumahan

5. Promosikan

Mulailah mempromosikan usaha jasa kamu kepada orang-orang terdekat.

Kepada mereka, kamu pun dapat memberikan harga khusus karena mereka merupakan pelanggan pertamamu.

Jika mereka puas, mereka akan mempromosikan usaha kamu kepada kenalan mereka.

Manfaatkan juga media sosial untuk membangun profil usahamu plus memamerkan portofoliomu.

Dengan begitu, orang-orang dapat melihat hasil karyamu untuk mereka jadikan referensi.

Salah satu  cara untuk mempromosikan usaha kamu adalah bergabung di #LokalSupportLokal dari Koinworks.

Setelah mendaftar, usaha kamu akan dipromosikan di platform website ini dan juga di semua aset media sosial Koinworks secara gratis.

Kunjungi https://lokalsupportlokal.id/ agar bisnis fotografi produk kamu dapat menjangkau lebih banyak orang.

Artikel Terpopuler

bunga pinjaman bank mandiri

Cari Modal Usaha? Yuk Cermati Bunga Pinjaman Bank Mandiri tahun 2021!

Cari Modal Usaha? Yuk Cermati Bunga Pinjaman Bank Mandiri tahun 2021! - Bingung mencari pinjaman modal usaha terbaik? Bagi kamu yang berniat merintis bisnis,...
alasan bisnis gagal

5 Ide Bisnis yang Bisa Berkembang di Era New Normal

5 Ide Bisnis yang Bisa Berkembang di Era New Normal - Saat ini, pasti kita sering mendengar sebuah istilah yang bernama ‘New Normal’. Baik...
bisnis saat new normal

Bisnis Saat New Normal, Ini 6 Hal yang Harus Diperhatikan

Bisnis Saat New Normal, Ini 6 Hal yang Harus Diperhatikan - Selamat datang di era new normal. Setelah pandemi berlangsung berbulan-bulan di Indonesia, inilah saat...
cara membuat buku kas harian

Bye Pembukuan Manual! Ini Cara Mencatat Buku Kas Harian Paling Praktis

Jika jeli mencari peluang bisnis, ada berbagai kesempatan dan potensi usaha yang menguntungkan bertebaran di sekitar kita.Apalagi kemajuan teknologi melalui aplikasi memudahkan para pelaku usaha untuk...
rekomendasi sneakers lokal wanita

4 Rekomendasi Sneakers Wanita Lokal dengan Desain Unik

4 Rekomendasi Sneakers Wanita Lokal dengan Desain Unik - Sepatu alas karet, atau sneakers, awalnya difungsikan sebagai sepatu olahraga sebelum beralih menjadi...

Artikel Menarik Lainnya

Artikel Terkait