Cara Memulai Bisnis Distributor: Peluang dan Contohnya

Seiring dengan perilaku masyarakat yang konsumtif, banyak peluang usaha baru yang bermunculan, contohnya bisnis distributor. Kamu bisa mendapat keuntungan yang tidak sedikit dengan menjadi distributor. Di beberapa usaha distributor, bahkan bisa kamu lakukan tanpa modal.

Distributor adalah pihak atau seseorang yang melakukan peredaran suatu produk atau jasa. Biasanya distributor akan mendapatkan harga istimewa dari produsen, karena membeli produk dalam jumlah banyak. 

Kerja distributor hanya berpusat pada penyaluran produk kepada pengecer. Tetapi ada juga yang langsung kepada konsumen akhir tanpa perlu melalui pengecer.

Dengan banyaknya orang yang berminat menjadi distributor, peluangnya pun tidak mudah. Kamu perlu tahu pasar, produk ,dan kenal relasi untuk memulai usaha ini. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk memulainya.


Peluang Bisnis Distributor

Peran utama dalam usaha distributor adalah menjadi pembantu dalam memenuhi kebutuhan konsumen dengan mudah. Bisa dibilang, distributor adalah rantai yang menyambungkan produsen dan konsumen. Di era globalisasi, permintaan konsumen atas suatu produk sangat pesat. Dari situ peluang bisnis distributor menjadi tinggi.

Usaha distributor adalah bisnis yang tidak terkait dengan proses produksi, jadi tidak akan terbebani dengan biaya yang harus kamu keluarkan. Meski keuntungan dan omset kecil, tetapi jika menjual produk dengan kuantitas banyak dan sebaran yang luas margin-pun akan ikut besar.

Meskipun begitu, jika produk yang kamu jual cukup banyak, maka kamu juga harus mengeluarkan modal yang cukup besar. Jika sudah mempunyai modal untuk menjadi distributor, kamu juga perlu gudang penyimpanan agar produk tetap terjaga. 

Ketika kamu akan menjadi distributor barang dengan modal besar, kamu harus punya target, karena produk fisik memiliki masa kadaluarsa.


Cara Menjadi Distributor Langsung dari Pabrik

Untuk kamu yang ingin terjun ke bisnis distributor tetapi bingung harus mulai dari mana, berikut ini adalah cara memulai bisnis distributor, antara lain:

1. Cari Produk yang Sesuai

Kamu harus memperhatikan produk apa saja yang berpotensi di pasaran. Ini adalah salah satu cara bisnis distributor dalam memulai usaha. Cari tahu mengenai produk-produk yang sedang populer di masyarakat secara umum.

Kamu bisa melakukan riset pasar untuk bisa membandingkan produk yang nantinya akan kamu jual. Jangan lupa untuk mempelajari produk tersebut, karena pengetahuan akan suatu produk yang kamu jual bisa meyakinkan konsumen.

2. Tentukan Strategi Distribusi

Dalam memulai usaha distributor, kamu harus memahami strategi yang ampuh untuk menarik minat konsumen. Kamu juga harus yakin dalam mengambil keputusan akan menjadi distributor seperti apa.

Dengan pengetahuan akan strategi dan jenis distributor, kamu akan bisa menentukan strategi apa saja yang cocok dipakai. Jangan lupa untuk mempelajari saluran distribusi agar bisa mengetahui mana yang cocok untuk kedepannya.

3. Mengetahui Lawan

Mengetahui kompetitor adalah hal yang cukup penting dalam bisnis distributor. Dari semua bisnis, tentu ada satu-dua kompetitor yang akan bersaing dengan kamu. Jika kamu memahami kompetitor, maka kamu bisa merencanakan dan memutuskan produk mana saja yang cocok untuk kamu jual lagi.

Barengi perencanaan ini dengan riset pasar yang sudah kamu lakukan sebelumnya. Kamu akan mendapatkan data yang akan dibutuhkan dan kamu akan semakin yakin untuk menentukan suatu produk.

4. Perhatikan Anggaran

Kamu harus mendaftar anggaran atau rencana usaha untuk memulai bisnis distributor. Hal ini wajib sekali meski ada distributor yang tanpa modal. Agar kamu bisa tahu keuntungan yang akan kamu dapatkan dan berapa biayanya.

5. Uji Produk Layak atau Tidak

Cara memulai usaha distributor yang perlu diperhatikan berikutnya adalah memastikan produk layak untuk dijual. Sebagai seorang distributor, kamu tidak akan tahu bagaimana proses produksi langsung. Kamu hanya akan menerima dan menjual produk yang disediakan.

Oleh sebab itu, distributor wajib untuk memeriksa produk tersebut sesuai dengan kebutuhan pada saat itu atau tidak. Kamu juga bisa terbebas dari kerugian jika memperhatikan kelayakan produk. Jika konsumen tidak puas akan produk yang kamu tawarkan, usaha distributor kamu akan terkendala.

6. Pengetahuan Pemasaran

Sebelum kamu memulai memasarkan suatu produk, kamu harus tahu bagaimana cara memasarkannya. Distributor perlu memahami bagaimana memasarkan produk dan memiliki kemampuan dalam meyakinkan konsumen. Kamu harus tahu product knowledge supaya percaya diri ketika memulai bisnis distributor.

Pengetahuan kamu dalam memasarkan produk akan menjadi nilai plus bagi pabrik dalam mempertimbangkan kerja sama. Kemampuan pemasaran kamu akan membantu kamu supaya berhasil dalam menjual dan menyebarkan produk. Kamu bisa belajar lewat seminar-seminar atau meningkatkan jam terbang dengan learning by doing.


Contoh-Contoh Bisnis Distributor yang Bisa Dicoba

Ada 3 jenis bisnis distributor yang proses distribusinya berbeda beserta contoh bisnis yang bisa kamu coba, seperti berikut ini:

1. Bisnis Distributor Barang

Jenis distributor barang mendistribusikan produk fisik. Distributor bisa mendapatkan produk tersebut langsung dari produsen, lalu menyalurkannya pada pengecer.

Contoh distributor barang adalah barang fisik, yakni kebutuhan rumah tangga seperti lampu outdoor atau indoor. Kamu juga bisa mendistribusikan produk daging dan olahan seperti frozen food, bahan dan makanan instan seperti mie instan dan roti.

2. Bisnis Distributor Jasa

Contoh bisnis distributor lainnya adalah distributor jasa. Jenis distributor ini menawarkan jasa sebagai produknya. Proses distribusinya lebih mudah karena tidak melibatkan pengecer, sehingga distributor berperan sebagai penyalur jasa. Contoh distributor jasa adalah jasa komunikasi dan jasa keuangan.

3. Bisnis Distributor Perorangan

Jenis distributor ini bisa disebut juga dengan Multi Level Marketing (MLM). Proses distribusinya adalah dari produsen ke distributor, lalu menyalurkannya ke konsumen akhir secara perorangan. Contoh distributor perorangan adalah kosmetik, peralatan rumah tangga seperti Tupperware hingga obat nutrisi dan kesehatan kulit.


Tips Sukses Bisnis Distributor

Berikut ini beberapa tips agar bisnis distributor kamu dapat berjalan dengan sukses:

1. Memperhatikan Ketersediaan Barang

Dalam menjalankan bisnis distributor, yang perlu diperhatikan salah satunya adalah mengontrol kualitas dan ketersediaan barang. Gunakan sistem pengaturan persediaan agar kamu bisa mengetahui kebutuhan barang secara langsung.

Perhatikan stok barang yang diperlukan dengan cermat agar kamu tidak rugi. Jika barang tersedia, afeksi konsumen akan meningkat. Sebaliknya, jika barang tidak tersedia, maka konsumen akan berpindah ke distributor lain.

Jika barang tidak tersedia, usahakan agar konsumen tidak menunggu lama produk yang kamu janjikan. Hal ini akan berdampak pada tanggapan konsumen mengenai kualitas pelayanan bisnis distributor yang kamu berikan.

Atur juga tanggal masuk dan keluar barang dengan tepat. Jangan terlambat mendistribusikan makanan dan barang konsumsi lainnya. Karena jika pengiriman terlambat, barang tersebut bisa jadi mengalami kadaluarsa.

2. Pantau Keuangan dengan Teratur

Mengelola dan mengatur keuangan adalah hal penting dalam segala bidang usaha termasuk dalam menjadi distributor. Kamu perlu memantau segala transaksi masuk ataupun keluar. Atur juga setiap piutang yang harus kamu patuhi. Mengatur keuangan bisa membuat keuangan bisnis kamu semakin sehat dan teratur.

3. Mempertahankan Consumer Trust

Dalam bisnis, faktor penting sukses dalam usaha adalah consumer trust. Consumer trust adalah kepercayaan dan pengetahuan konsumen terhadap barang atau jasa. Hal ini bisa membuat konsumen tetap meminati produk yang kamu jual.

Sebisa mungkin hindari kesalahan yang bisa mengurangi consumer trust. Tingkatkan keandalan menjadi distributor agar kamu terlihat konsisten. Berikan informasi yang jujur saat menawarkan produk. 

Terima keluhan-keluhan dan jadikan semua konsumen sebagai prioritas. Jangan membedakan konsumen dari jumlah produk yang mereka pesan, karena bisa mengurangi consumer trust.

Bangun secara bertahap kredibilitas dari bisnis distributor. Dengan begitu, konsumen akan merasa percaya kepada bisnis kamu.


Tertarik Menggeluti Bisnis Distributor?

Itulah cara, contoh, dan tips terkait bisnis distributor yang bisa menjadi acuan kamu dalam memulai bisnis ini. Memulai usaha distributor membutuhkan niat yang kuat. Ketika kamu memulai, perlu komitmen dan strategi yang bervariasi karena ketatnya persaingan dengan para kompetitor.

Tips memulai bisnis distributor di atas juga bisa membuat kamu semakin andal. Pada dasarnya, produsen sangat membutuhkan distributor untuk menyebarkan produk dan distributor yang ahli yang bisa mendapat kepercayaan dari produsen bahkan konsumen.


Temukan berbagai infomasi dan tips bisnis lainnya hanya di LokalSupportLokal.

Baca juga:

Mimpinya kembangkan bisnis di pasar global
Kenyataannya masih kurang modal


Eits .. Jangan sedih!
KoinBisnis bisa kasih kamu pinjaman modal sampai dengan Rp. 2 Miliar

Simulasikan pinjamanmu sekarang!
Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
Simply Fresh Laundry

Simple, Ini Cara Raih Untung dengan Bisnis Waralaba Simply Fresh Laundry!

Bagi kamu yang pernah tinggal di kawasan pemukiman dan daerah kampus di Yogyakarta, pasti sudah tidak asing dengan brand Simply Fresh Laundry. Berawal dari usaha...
usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...

Artikel Terkait