Apa Itu Ekspor dan Keuntungannya Bagi Bisnis

Apa itu Ekspor – Salah satu cara untuk mengembangkan bisnis adalah dengan melakukan ekspor. Ekspor sangat penting bagi ekonomi modern karena mereka menawarkan lebih banyak pasar kepada orang dan perusahaan untuk barang-barang mereka.

Salah satu fungsi inti dari diplomasi dan kebijakan luar negeri antar pemerintah adalah untuk mendorong perdagangan ekonomi, mendorong ekspor dan impor untuk kepentingan semua pihak perdagangan.


Apa Itu Ekspor?

Ekspor dalam perdagangan internasional adalah barang yang diproduksi di satu negara yang dijual ke negara lain atau layanan yang disediakan di satu negara untuk warga negara atau penduduk negara lain.

Penjual barang atau penyedia jasa tersebut adalah eksportir dan pembeli asing adalah importir. Jasa yang berperan dalam perdagangan internasional meliputi jasa keuangan, akuntansi, dan jasa profesional lainnya, pariwisata, pendidikan serta hak kekayaan intelektual.

Artinya, pengusaha pun dapat menjual barang dagangan tidak hanya kepada konsumen di dalam negeri, tapi juga konsumen negara lain.

Beberapa jenis produk Indonesia yang paling sering diekspor ke luar negeri adalah tekstil, kakao, produk hasil hutan, karet, hingga kelapa sawit.


Keuntungan Ekspor Bagi Bisnis

Kegiatan ekspor tentulah memberikan nilai plus bagi pengusaha—berikut beberapa keuntungannya:

1. Meminimalisasi Biaya Produksi

Dengan menjual produk kepada konsumen negara lain, artinya jumlah barang yang dibutuhkan meningkat.

Dengan kata lain, skala produksi bertambah sehingga tentunya biaya produksi juga bisa ditekan.

Soalnya, nih, semakin banyak barang yang diproduksi, biayanya pun semakin murah—dibandingkan jumlah produksi dalam skala kecil.

Biaya operasional perusahaan otomatis berkurang, deh.

2. Keuntungan Bertambah

Dengan jangkauan pasar yang semakin luas—khususnya luar negeri, kamu pun berpeluang memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Apalagi, jika kamu memperhitungkan kondisi ekonomi negara tujuan yang tentulah berbeda dengan Indonesia.

Misalnya, kamu menjual produk kepada konsumen di Singapura.

Mengingat biaya hidup di Singapura yang jauh lebih mahal dibandingkan di Indonesia, tentulah kamu bisa menjual produk dengan harga lebih tinggi, namun masih terjangkau oleh konsumen di sana.

Tentunya kamu juga harus memperhitungkan biaya pengiriman, pajak, dan biaya lainnya terlebih dulu sebelum menetapkan harga jual.

Baca juga: 7 Tips Memilih Nama Brand yang Unik dan Menjual

3. Mengurangi Risiko Krisis Lokal

Memiliki jangkauan pemasaran yang luas akan sangat menguntungkan bagi perusahaan, termasuk dari segi risiko krisis.

Jika daya beli masyarakat dalam negeri sedang melemah, misalnya, maka kamu masih memiliki pemasukan dari penjualan di luar negeri.

Artinya, kamu pmasih memiliki pemasukan sehingga biaya operasional tetap dapat tertutupi.

Plus, keuntungan pun masih didapat.

4. Menambah Lapangan Pekerjaan

Semakin banyak area yang dijangkau, maka usaha kamu berpeluang menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Misalnya, kamu jadi mempekerjakan staf tambahan lokal untuk produksi barang.

Atau, kamu memperluas jenis usahamu kepada ekspedisi pengiriman internasional agar bisa turut mengirimkan produk-produkmu ke luar negeri.

Hal ini tentulah berdampak positif tidak hanya bagi perusahaanmu, tapi juga negara.

5. Meningkatkan Inovasi dan Pendidikan

Ketika kamu menjual produk ke luar negeri, tentulah kamu perlu menyesuaikannya dengan selera konsumen luar.

Ini menuntut kamu untuk bisa lebih berinovasi dalam menciptakan suatu produk.

Di sisi lain, untuk bertransaksi di luar negeri, kamu pun harus memanfaatkan teknologi—dari segi pemasaran hingga pembayaran.

Jadi kamu harus mempelajari hal-hal baru yang tentunya berguna untuk pengembangan bisnis.

Semakin besar pengetahuanmu, bisnis pun berpotensi makin sukses.

Baca juga: Pengertian Segmentasi Pasar dan Cara Menentukannya


Tips Memulai Ekspor

Berikut beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum memulai bisnis ekspor.

1. Legalitas Perusahaan

Sebagai eksportir kamu harus menyiapkan beberapa dokumen legalitas, yaitu SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), NPWP, dan NIK (Nomor Identitas Kepabeanan).

Untuk mempermudah proses ekspor, pastikan informasi yang ada di dokumen tersebut sama, seperti nama perusahaan, alamat, hingga detail lainnya.

Jika ada yang berbeda, hal ini dapat menghambat proses ekspor sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk pelaksanaannya.

2. Dokumen Terkait Produk Ekspor

Jenis dokumen ekspor yang dibutuhkan berbeda-beda, tergantung kepada jenis barang yang akan diekspor plus prosedur di masing-masing negara tujuan.

Namun pada umumnya dokumen ekspor yang utama adalah invoice dan packing list—keduanya dari eksportir.

Selain itu, dibutuhkan juga bill of lading yang dibuat oleh shipping company jika pengiriman dilakukan melalui laut, atau airway bill jika melalui udara.

Bisa juga kamu akan perlu menyertakan certificate of origin, certificate of analysis oleh laboratorium, atau dokumen lainnya.

3. Manfaatkan Fasilitas Ekspor Pemerintah dan Pihak Lain

Untuk informasi lebih detail terkait ekspor, kamu bisa mengunjungi situs http://djpen.kemendag.go.id/ oleh Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) – Kementerian Perdagangan.

Di situs ini kamu akan mendapatkan panduan ekspor, termasuk jenis pembiayaan, plus informasi program pendidikan dan pelatihan ekspor.

Ada juga informasi training, misalnya Training Bagaimana Memulai Ekspor—walau dikenakan biaya namun akan sangat berguna untuk kepentingan bisnismu.

Selain itu kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh marketplace karena beberapa dari mereka memiliki program ekspor bagi penjual lokal.

Toko Bilbarkah yang menjual fesyen muslim secara online melalui salah satu marketplace kini memiliki konsumen dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Viet Nam.

Seperti yang dikutip dari Kompas, penjualan ekspor toko ini mencapai 50 pesanan per hari.

Menurut Toha, pemilik toko, ia tidak perlu susah payah melakukan promosi karena marketplace memiliki tersendiri untuk menjangkau konsumen luar negeri.

Jadi, pastikan kamu membuka mata dan telinga untuk melihat program-program ekspor yang ditawarkan oleh berbagai pihak, ya.


Butuh tambahan modal untuk memperluas pasar hingga ke luar negeri? KoinBisnis dari KoinWorks bisa menjadi solusi.

Cukup mendaftar di sini melalui smartphone, kamu pun bisa memperoleh pinjaman modal usaha online hingga Rp2 miliar dengan bunga cicilan terjangkau antara 0,75% – 1,67 % per bulan.

Yuk, segera kembangkan bisnismu!


Untuk informasi atau tips seputar bisnis lainnya, kunjungi LokalSupportLokal.id. Kamu akan mendapatkan banyak artikel inspiratif untuk mengembangkan bisnis.

Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
usaha-barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop

Tips Sukses Memulai Usaha Barbershop - Ingin memulai bisnis barbershop namun bingung mulai dari mana? Usaha barbershop (pangkas rambut) memang berkembang cukup pesat terutama...
cara memilih supplier usaha kuliner

7 Tips Mencari Supplier yang Tepat Untuk Usaha Kuliner Kamu

Peluang usaha kuliner semakin bersinar di tahun 2021. Meski di tengah pandemi corona, usaha kuliner tidak terlalu terkena dampak ekonomi yang menurun. Sebaliknya, justru semakin banyak keuntungan bisnis yang...
foundation untuk kulit kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering - Bicara soal foundation untuk kulit kering, brand lokal sudah bisa menjadi rekomendasi. Terlebih gaya dewy look yang...

Artikel Terkait