6 Cara Mengurangi Biaya Operasional untuk Memaksimalkan Keuntungan

Salah satu tujuan seseorang menjalankan bisnis adalah untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.

Namun, hal ini tentulah tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Apalagi, jika pemasukan tidak sesuai harapan sehingga mengakibatkan perusahaan merugi.

Sebagai pelaku usaha, kamu pun perlu memutar otak agar konsumen tertarik menggunakan jasa atau membeli produk kamu.

Namun selain itu, ada hal penting yang perlu kamu lakukan baik saat perusahaan rugi maupun tidak, yaitu mengurangi biaya operasional.

Bagi perusahaan yang merugi, menghemat biaya operasional tentulah dapat mengurangi kerugian lebih besar.

Sementara itu bagi kamu yang perusahaannya sudah memperoleh untung, menekan biaya operasional akan memberi keuntungan yang lebih besar lagi.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi biaya operasional kantor supaya lebih efisien.

1. Selektif mengadakan pelatihan

Pelatihan memang merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kemampuan sekaligus performa karyawan kantor.

Namun hal ini tidaklah gratis—kamu harus mengalokasikan waktu, tenaga, dan dana untuk menjalankannya.

Oleh karena itu, bijaklah memilih jenis pelatihan dan prioritaskan hal yang diperlukan karyawan untuk waktu terdekat.

Ketika mengadakan pelatihan, seringkali perusahaan mengundang pakar terkenal untuk berbagi ilmu, pengalaman, atau memberikan masukan.

Akibatnya, kamu harus membayar mereka dengan honor yang tidak sedikit.

Untuk berhemat, kamu bisa menggunakan jasa karyawan kantor yang dinilai kompeten di bidangnya sebagai pembicara.

Berhemat bukan berarti kamu tidak memberi apresiasi, ya.

Jadi pastikan kamu tetap memberikan reward kepada karyawan yang menjadi pembicara—misalnya berupa produk yang diproduksi perusahaan, bonus tambahan cuti, atau bonus dalam bentuk kreatif lainnya.

Baca juga: Rekomendasi Buku Bisnis Untuk Memulai Usaha


2. Manfaatkan ruang kantor untuk berbagai kegiatan

Di tengah pandemi, segala sesuatunya memang dilakukan secara online—termasuk rapat internal, eksternal, maupun pelatihan.

Namun, ada kalanya rapat atau event secara offline masih dilakukan.

Jika begitu, tentulah rapat ini harus dilakukan sesuai protokol kesehatan dan pembatasan sosial.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan tempat rapat—sebaiknya manfaatkan ruang kantor jika mau berhemat dan hindari menyewa ruang di hotel maupun co-work space.

Selain biaya sewa yang tinggi, kamu juga harus mengeluarkan biaya transportasi bagi karyawan.


3. Bijak dengan penggunaan listrik dan air

Salah satu pengeluaran rutin terbesar bagi perusahaan adalah biaya listrik dan air.

Soalnya, nih, listrik digunakan sekitar sembilan jam tiap harinya ketika karyawan bekerja.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk menghemat sebisa mungkin.

Jika pendingin ruangan gedung tidaklah sentral alias bisa diatur, hindari menyalakannya ketika ruangan tidak dipakai.

Ada kalanya, tuh, kita lupa mematikan AC di ruang rapatan padahal sudah tidak digunakan lagi.

Perhatikan juga penggunaan komputer hingga printer—jangan sampai ada karyawan yang lupa mematikannya sebelum pulang kerja.

Yang tidak kalah pentingnya adalah cek keran atau pipa di perusahaan kamu secara rutin untuk menghindari penggunaan air berlebih.

Jika ada yang bocor, segera perbaiki sehingga biaya tidak membengkak.

Baca juga: Ada Harapan di 2021! Ini Strategi Bisnis EO saat Pandemi


4. Kurangi penggunaan kertas

Tanpa disadari penggunaan kertas untuk mencetak dokumen perusahaan seringkali mengakibatkan pengeluaran ayng tidak sedikit.

Ironisnya, nih, kertas yang dipakai bukan berupa dokumen hasil akhir yang memang dibutuhkan untuk record perusahaan, tapi draft yang masih bisa berubah.

Jadi sebaiknya dorong karyawan untuk tidak mencetak sesuatu kecuali benar-benar dibutuhkan.

Cara lain adalah dengan mencetak dokumen di dua sisi kertas untuk mengurangi penggunaan kertas berlebih.

Atau, gunakan kertas bekas yang salah satu sisinya belum terpakai.


5. Cuti efektif

Cuti adalah hak tiap karyawan dan mereka sangat dianjurkan untuk mengambilnya demi produktivitas diri sendiri maupun perusahaan.

Namun, ada baiknya menerapkan kebijakan mengenai waktu pengajuan cuti, misalnya dua minggu sebelumnya.

Kecuali, ada kejadian luar biasa sehingga mereka harus mengajukannya secara mendadak.

Tujuannya adalah agar karyawan bisa melakukan koordinasi dan mencicil pekerjaannya dengan efektif sehingga menghindari lembur.

Soalnya, nih, lembur akan mengakibatkan penggunaan listrik dan air untuk periode yang lebih lama.

Hasilnya, tagihan listrik membengkak.

Selain mengatur waktu cuti agar tidak dadakan, kamu juga perlu mendorong budaya tidak lembur.

Biaya operasional bisa ditekan, karyawan pun memiliki keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi yang tentunya bagus untuk produktivitas mereka.


6. Perhitungkan biaya pemasaran

Memasarkan suatu produk memang hal penting agar masyarakat luas lebih mengenal produk dari brand kamu.

Cobalah bikin konsep pemasaran yang unik namun tetap dapat menekan biaya.

Misalnya, dengan memanfaatkan media sosial atau marketplace sehingga konsumen dari berbagai daerah dapat dijangkau.

Tentunya, sejumlah event online dapat dilakukan untuk meciptakan ‘keriuhan’.

Misalnya, bagi-bagi produk gratis bagi pengikut yang dapat menebak pertanyaan kamu.

Untuk mempromosi suatu acara secara online, visual memegang peranan penting.

Kamu dapat memanfaatkan aplikasi pembuatan foto atau video gratis agar tidak perlu membayar penyedia jasa.

Namun jika kamu memang memerlukan jasa mereka sementara dana terbatas, tidak perlu khawatir.

KoinBisnis dari Koinworks menyediakan pinjaman dana hingga Rp2 miliar dengan bunga rendah flat 0,75% per bulan, loh.

Kamu pun dapat mengajukan pinjaman secara online dengan smartphone kamu di sini.

Selain itu, kamu juga bisa memasarkan produk kamu secara gratis di https://lokalsupportlokal.id/, platform website dari Koinworks.

Tidak hanya di platform tersebut, usahamu juga akan dipromosikan di semua aset media sosial Koinworks!

Segera bergabung di sini.

Cek SKOR Kredit

Klik Gambar Dibawah!

Artikel Terpopuler

bisnis sambal kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan

Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis Sambal Kemasan - Sambal masih menjadi primadona yang identik dengan kebanyakan santapan khas Indonesia. Rasanya yang pedas dan lezat menambah...
usaha bengkel mobil

Tertarik Usaha Bengkel Mobil? Ini Estimasi Modal dan Tips Suksesnya

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan tingginya jumlah pengguna mobil. Hal ini pun terlihat dari padatnya ruas jalan di kota-kota besar—yang dipenuhi oleh...
foundation untuk kulit kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering

5 Rekomendasi Foundation Lokal Untuk Kulit Kering - Bicara soal foundation untuk kulit kering, brand lokal sudah bisa menjadi rekomendasi. Terlebih gaya dewy look yang...
bisnis singkong keju - cemilan singkong keju

3 Cara Memulai Bisnis Cemilan Singkong Keju

3 Cara Memulai Bisnis Cemilan Singkong Keju - Olahan singkong memang selalu menarik perhatian para pengusaha pemula. Singkong merupakan bahan makanan rendah lemak, rendah kolesterol...
bunga pinjaman bank mandiri

Cari Modal Usaha? Yuk Cermati Bunga Pinjaman Bank Mandiri tahun 2021!

Cari Modal Usaha? Yuk Cermati Bunga Pinjaman Bank Mandiri tahun 2021! - Bingung mencari pinjaman modal usaha terbaik? Bagi kamu yang berniat merintis bisnis,...

Artikel Terkait